Semprot Sandiaga, Said Aqil: Bendera NU Tak Boleh Dikibarkan untuk Kampanye

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Semprot Sandiaga, Said Aqil: Bendera NU Tak Boleh Dikibarkan untuk Kampanye
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengibarkan bendera Nadhatul Ulama (NU) saat kampanye di Lumajang, Jawa Timur. (Foto dok. Sandiaga Uno)

"Termasuk PKB. Bendera NU loh ya, PKB kan benderanya mirip-mirip NU dikit, bintang 9," kata Said.

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengibarkan bendera Nadhlatul Ulama (NU) saat kampanye. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradjmengatakan pengibaran bendera tersebut tidak boleh dilakukan.

Menurut Said, bendera NU tidak boleh dikibarkan dalam kegiatan politik praktis seperti kampanye. Ia menganggap siapapun orang yang mengibarkan bendera NU tidak mengerti atau belum paham aturan NU.

"Sebenarnya bendera NU tidak boleh dikibarin siapapun. Berarti ini yang ngibarin (bendera) belum paham NU atau enggak paham NU. NU benderanya enggak untuk kampanye politik praktis," ujar Said di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj. [Suara.com/Dian Rosmala]
Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj. [Suara.com/Dian Rosmala]

Lebih lanjut, Said menegaskan bahkan PKB yang didukung NU juga tidak boleh mengibarkan bendera NU. Ia mengingatkan untuk bisa membedakan antara bendera NU dan PKB yang hampir mirip karena bergambar bintang sembilan di lambangnya.

"Termasuk PKB. Bendera NU loh ya, PKB kan benderanya mirip-mirip NU dikit, bintang 9," kata Said.

Said juga menegaskan tidak terjadi perpecahan dukungan warga NU di Pilpres. Ia tetap mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf pada Pemilu 17 April nanti.

"Enggak ada, enggak," jawab Said saat ditanya apakah ada perpecahan dukungan NU.

Sebelumnya, Sandiaga Uno sempat mengibarkan bendera NU saat berkampanye di Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (4/4/2019) lalu. Terkait itu, NU Lumajang melayangkan protes keras.

Rais NU Lumajang Husni Zuhri mengatakan, pihaknya kecewa serta menyampaikan nota keberatan atas aksi Sandiaga di atas panggung dengan mengibarkan bendera NU berukuran besar.

"Mencermati adanya kegiatan pengibaran 'Bendera NU' pada kegiatan kampanye akbar paslon 02 di Lumajang pada April 2019, pengurus NU Lumajang menyampaikan kekecewaan dan nota keberatan," kata Husni dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/4/2019).


 
 
 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS