CEK FAKTA: Jokowi Sebut Indonesia Ekspor Kereta Api ke Bangladesh, Serius?

Bangun Santoso

Sabtu, 13 April 2019 | 23:06 WIB
CEK FAKTA: Jokowi Sebut Indonesia Ekspor Kereta Api ke Bangladesh, Serius?
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Dalam debat Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta pada Sabtu (13/4/2019) malam, Capres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, sejumlah perusahaan BUMN terus bergerak ekspansi ke luar negeri. Salah satunya adalah PT INKA yang telah mengekspor gerbong kereta ke Bangladesh.

Pada sesi tanya jawab Jokowi mengatakan, BUMN harus berani keluar kandang, ke luar negeri untuk membuka pasar dan jaringan.

"Dengan kekuatan holding besar, akan mudah mencari capital, sudah mulai perusahaan karya kita di Timur Tengah, infrastruktur, perumahan. Kita sudah ekspor kereta api ke Bangladesh," ujar Jokowi.

Debat terakhir kali ini mengambil tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri yang dipandu oleh Balques Manisang dan Tomy Ristanto.

Benarkah klaim Jokowi soal ekspor gerbong kereta api ke Bangladesh itu?

Seperti dilansir Liputan6.com dengan artikel berjudul "Jokowi Bangga RI Ekspor 250 Gerbong Kereta ke Bangladesh" disebutkan PT Industri Kereta Api (INKA) telah mengirimkan 15 kereta penumpang mulai Minggu 20 Januari 2019 ke Bangladesh.

Pengiriman tersebut dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur ke Bangladesh. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam akun media sosial Instagram @Jokowi, Selasa (22/1/2019).

Ia menulis, pengiriman tersebut merupakan ekspor tahap I dari total 250 gerbong senilai USD 100,89 juta atau sekitar Rp 1,43 triliun (asumsi kurs Rp 14.220 per dolar Amerika Serikat). Ini hasil tender pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway yang dimenangi INKA pada 2017.

"Ratusan gerbong kereta api buatan Indonesia akan rutin melintasi rel-rel di negara Bangladesh," tulis dia.

Adapun saat ini pabrik INKA di Jawa Timur tengah menyelesaikan pesanan dari dalam negeri yakni 438 kereta LRT Jabodebek pesanan PT KAI, rangkaian kereta untuk Filipina dan menggarap potensi di Srilanka.

Melihat kondisi itu, Jokowi menuturkan, pasar kereta api di dunia masih luas dan teknologi maju di bidang ini sudah pula Indonesia kuasai. Oleh karena itu, pemerintah mendukung perluasan pabrik INKA di Banyuwangi, Jawa Timur senilai Rp 1,63 triliun.

Jokowi menulis, perluasan pabrik itu, tenaga kerja lokal di INKA yang kini 3.000 orang dapat ditingkatkan menjadi 8.000 orang.

Unggahan Jokowi tersebut mendapatkan tanda like 414.289 hingga artikel ini dibuat. Selain itu mendapatkan13.489 komentar.

Kirim 15 Kereta ke Bangladesh

Gerbong kereta api produksi PT Inka. [inka.co.id]
Gerbong kereta api produksi PT Inka. [inka.co.id]

Sebelumnya, PT Industri Kereta Api (Inka) mengirim kereta tipe 'Broad Gauge' (BG) ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disinggung Holding BUMN Penerbangan, Prabowo: Pak Jokowi Paham Atau Tidak?

Disinggung Holding BUMN Penerbangan, Prabowo: Pak Jokowi Paham Atau Tidak?

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 23:01 WIB

Yuni Shara dan Krisdayanti Kompak di Konser Putih Bersatu

Yuni Shara dan Krisdayanti Kompak di Konser Putih Bersatu

Entertainment | Sabtu, 13 April 2019 | 22:47 WIB

CEK FAKTA: Sandi Sebut Rahman Pemuda Milenial Sukses Asal Sidrap, Benarkah?

CEK FAKTA: Sandi Sebut Rahman Pemuda Milenial Sukses Asal Sidrap, Benarkah?

News | Sabtu, 13 April 2019 | 22:33 WIB

Selesai Debat Kelima Pilpres, Jokowi Langsung ke Makkah Arab Saudi

Selesai Debat Kelima Pilpres, Jokowi Langsung ke Makkah Arab Saudi

News | Sabtu, 13 April 2019 | 22:32 WIB

Jokowi: Potensi Industri Games Sangat Besar Capai Rp 12 Triliun

Jokowi: Potensi Industri Games Sangat Besar Capai Rp 12 Triliun

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 22:25 WIB

Terkini

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB