Arungi Ombak, PPLN Fiji ke Tengah Laut Jemput Suara WNI ABK

Pebriansyah Ariefana

Senin, 15 April 2019 | 14:27 WIB
Arungi Ombak, PPLN Fiji ke Tengah Laut Jemput Suara WNI ABK
Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Suva di Fiji. (Antara)

Suara.com - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Suva di Fiji menjemput para warga negara Indonesia atau WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). PPLN mengarungi ombak ke tengah laut agar WNI dapat menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019.

Duta Besar RI untuk Fiji dan Kiribati Benyamin Carnadi menjelaskan bahwa pada wilayah akreditasi KBRI Suva, Pemilu 2019 di Fiji diselenggarakan melalui Kotak Suara Keliling (KSK) pada Kamis, 11 April 2019, dan Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di Conference Center Studio 6 pada Sabtu, 13 April 2019. Selain itu, satu orang di Tarawa, ibu kota Kiribati menggunakan hak pilihnya lewat pos.

"WNI yang bekerja dan tinggal di Kepulauan Fiji di Samudera Pasifik telah menggunakan hak pilih mereka dalam pemungutan suara Pemilu 2019," kata Benyamin Carnadi dalam keterangan tertulis dari KBRI Suva, Senin (15/4/2019).

Menurut Benyamin, mayoritas WNI yang memiliki hak pilih di Fiji adalah para Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera asing yang beroperasi di Samudera Pasifik. Para WNI ABK itu menyalurkan hak pilihnya dengan dijemput di tengah laut oleh petugas PPLN Suva, Kepulauan Fiji.

"Meskipun para WNI memiliki pilihan berbeda-beda, namun suasana kekeluargaan dan kebersamaan sebagai perantau di Fiji sangat terasa, proses pencoblosan juga berjalan lancar walaupun di tengah laut," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri Suva, Yuyun Komariyah, menjelaskan bahwa beberapa pemilih yang bekerja sebagai ABK dijemput dari kapal yang bersandar di pelabuhan untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan metoda Kotak Suara Keliling pada 11 April, di Pelabuhan Suva. Hal itu dilakukan karena sebagian WNI yang berada di Kepulauan Fiji merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dan dalam kondisi melaut.

"Walau harus antri cukup panjang, namun WNI dengan berbagai macam latar belakang antusias merayakan pesta demokrasi dan ikut serta mencoblos, termasuk WNI yang menjadi ABK, kami jemput ke tengah laut untuk proses pencoblosan. Secara keseluruhan proses pencoblosan oleh WNI di Kepulauan Fiji berjalan aman dan lancar," ungkap Yuyun.

Selain WNI yang bekerja sebagai ABK, sebagian WNI lainnya hanya bisa memberikan suaranya dalam waktu satu jam karena perlu bekerja lagi. Sementara itu, WNI bernama Wresni yang sudah tinggal 15 tahun di Nadi, kota wisata di Fiji, juga tidak mau menyia-nyiakan untuk menggunakan hak pilihnya.

Pemilu 2019 juga menjadi kesempatan bagi WNI di Fiji untuk bersilatuhami, makan bersama, dan berswafoto bersama.

baca juga

Secara keseluruhan, 355 orang WNI pemilih telah memberikan suaranya, 179 orang memilih dengan metoda KSK, 175 orang memilih di TPSLN dan satu orang memilih melalui pos. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Spanduk Provokatif Bertebaran di Depok

Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Spanduk Provokatif Bertebaran di Depok

Jabar | Senin, 15 April 2019 | 14:06 WIB

Isu Kiamat Berlalu, 52 Warga Ponorogo Pulang ke Rumah karena Mau Nyoblos

Isu Kiamat Berlalu, 52 Warga Ponorogo Pulang ke Rumah karena Mau Nyoblos

Jatim | Senin, 15 April 2019 | 13:41 WIB

Masa Tenang, KPU Minta Netizen Berfollower Banyak Tak Berkampanye

Masa Tenang, KPU Minta Netizen Berfollower Banyak Tak Berkampanye

News | Senin, 15 April 2019 | 13:37 WIB

Sebanyak 63 Koruptor di KPK Bakal Mencoblos di TPS 12

Sebanyak 63 Koruptor di KPK Bakal Mencoblos di TPS 12

News | Senin, 15 April 2019 | 13:30 WIB

Penjelasan Fadli Zon Soal Janji Prabowo - Sandi yang Tak akan Ambil Gaji

Penjelasan Fadli Zon Soal Janji Prabowo - Sandi yang Tak akan Ambil Gaji

News | Senin, 15 April 2019 | 13:18 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×