Coblos 5 Surat Suara, JK Minta Pemilih Jangan Lama-lama di Bilik

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 16 April 2019 | 16:43 WIB
Coblos 5 Surat Suara, JK Minta Pemilih Jangan Lama-lama di Bilik
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pernyataan pers di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (9/4/2019). (ANTARA/Fransiska Ninditya)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta para pemilih tidak berlama-lama mencoblos di bilik suara saat Pilpres 2019, Rabu (16/4/2019) besok. Sehingga kendala saat pemilihan umum di luar negeri tidak terjadi pada hari pemungutan suara di seluruh wilayah Indonesia, Rabu (17/4/2019).

Dengan menggunakan waktu sebaik-baiknya saat berada di dalam bilik suara, maka kendala antrian pemilih setelah pukul 13.00 akan bisa dihindari. Selain itu, jumlah TPS yang kini lebih banyak dibandingkan Pemilu 2014 diharapkan dapat menampung pemilih dalam memberikan hak suaranya.

"Jadi meskipun pemilihannya rumit karena ada lima kertas suara yang besar-besar dan panjang-panjang pula, itu bisa antara 12 sampai 15 menit satu orang. Jadi memang dianjurkan untuk lebih cepat, supaya waktunya (cukup) dipakai," kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Kondisi tersebut berbeda dengan di luar negeri, di mana jumlah TPS memang lebih sedikit mengingat ada dua metode pemungutan suara lain yang dapat dilakukan pemilih, yakni kotak suara keliling dan lewat pos.

Terbatasnya jumlah TPS itu menjadi salah satu penyebab pelaksanaan pemungutan suara di beberapa negara mengalami kendala, yakni WNI pemilih tidak dapat menggunakan hak suaranya karena TPS sudah tutup.

"Karena kalau di luar negeri itu kurang TPS, ada lagi yang tiba-tiba turis itu datang bawa paspor (untuk memilih), jadi banyak yang tidak terencana. Tapi kalau di dalam negeri ini kan yang mau pindah sudah diatur sebelumnya, jadi tidak sesulit di luar negeri," jelasnya.

Pemilu serentak di Indonesia berlangsung pada Rabu, 17 April 2019, mulai pukul 07.00 hingga 13.00. Pada saat mendatangi TPS, pemilih diwajibkan membawa surat undangan memilih atau Formulir C6 dan KTP, untuk kemudian menyerahkan kepada petugas KPPS.

Pemilih kemudian akan diberikan lima jenis surat suara untuk dicoblos, yakni abu-abu untuk memilih presiden dan wapres, kuning untuk memilih anggota DPR RI, merah untuk memilih anggota DPD RI, biru untuk memilih anggota DPRD provinsi dan hijau untuk anggota DPRD kabupaten-kota. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok, 55 Orang Gangguan Jiwa di Bogor Ikut Nyoblos Pemilu

Besok, 55 Orang Gangguan Jiwa di Bogor Ikut Nyoblos Pemilu

Jabar | Selasa, 16 April 2019 | 16:39 WIB

Sangkal Politik Uang, PKS: Caleg Ali Hanya Ganti Biaya Konsumsi Emak-emak

Sangkal Politik Uang, PKS: Caleg Ali Hanya Ganti Biaya Konsumsi Emak-emak

News | Selasa, 16 April 2019 | 16:34 WIB

Tidak Golput Pemilu 2019 Bisa Gratis Masuk Ragunan Besok

Tidak Golput Pemilu 2019 Bisa Gratis Masuk Ragunan Besok

News | Selasa, 16 April 2019 | 16:31 WIB

H-1 Pencoblosan, Selebaran Golput di Pemilu 2019 Beredar di Makassar

H-1 Pencoblosan, Selebaran Golput di Pemilu 2019 Beredar di Makassar

News | Selasa, 16 April 2019 | 16:24 WIB

Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump

Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump

News | Selasa, 16 April 2019 | 15:39 WIB

Terkini

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×