KPU Bekasi Prediksi Banyak Golput dari Pekerja Lepas karena Tak Libur

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 17 April 2019 | 08:48 WIB
KPU Bekasi Prediksi Banyak Golput dari Pekerja Lepas karena Tak Libur
Ilustrasi Suasana TPS (Suara.com/ Arief Apriyadi)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi, memprediksi mayoritas angka golput pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berasal dari kalangan pekerja informal atau pekerja lepas. Menurut Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, potensi itu hasil berkaca pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 lalu.

Kalangan pekerja informal memiliki waktu kerja di luar ketentuan hari libur nasional ini. Namun, ia meyakini jika potensi golput di Kota Bekasi sangat ringan. Hal itu terbukti pada penyelenggaraan Pilkada 2018 dimana partisipasi masyarakat di Kota Bekasi menyentuh di angka 70 persen lebih.

"Contohnya adalah seperti asisten rumah tangga, pedagang, wiraswasta, orang-orang yang tidak bekerja di perusahaan atau instansi pemerintah," katanya, Rabu (17/4/2019) kepada Suara.com.

Berbeda halnya dengan pengalaman Pilkada 2012, angka golput di Pilkada Kota Bekasi saat itu mencapai 51 persen suara. Bahkan, sebagian ada yang berasal dari pekerja informal. Para pekerja formal pada Pimilu 2019 ini diyakini memiliki potensi lebih besar meluangkan waktunya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak politknya pada Pemilu 2019 untuk menentukan pilihannya," pungkasnya.

Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Bekasi memastikan ketiadaan gangguan listrik. Manajer Bagian Jaringan PLN Area Beaksi, Son Suwarsosno mengungkapkan jika pihaknya telah menerjunan petugas piket untuk siaga pelayanan teknik.

Menurutnya, petugas itu akan bekerja selama 21 hari atau hingga 7 Mei 2019 untuk mengamankan pasokan listrik di Kantor KPU Kota Bekasi dengan 2 genset berkapasitas 35 kVA.

"Di Kantor KPU Kota Bekasi kita sudah siapkan petugas dan memback-up 2 tegangan beserta genset untuk pelayanan listrik," kata dia, Rabu (17/4/2019) kepada Suara.com.

Suwarsono mengatakan jika para petugasnya di lapangan telah menjalani perawatan jaringan listrik. Sehingga pasokan listrik selama Pemilu 2019 berjalan lancar. Pelayanan yang sama juga berlaku untuk Kabupaten Bekasi, hanya berbeda pada kapasitas genset.

baca juga

"Bedanya di besaran genset 50 kVA. Bedanya di situ, tapi kalau secara prosedur dan pelayanan sama," tandasnya.

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Kurang dari 4 Menit untuk Mencoblos 5 Surat Suara Pemilu 2019

Hanya Kurang dari 4 Menit untuk Mencoblos 5 Surat Suara Pemilu 2019

News | Rabu, 17 April 2019 | 08:16 WIB

Abu Bakar Baasyir Tak Ikut Memilih di Pemilu 2019

Abu Bakar Baasyir Tak Ikut Memilih di Pemilu 2019

News | Rabu, 17 April 2019 | 08:30 WIB

Google Doodle Ingatkan Pengguna untuk Mencoblos di Pemilu 2019

Google Doodle Ingatkan Pengguna untuk Mencoblos di Pemilu 2019

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 07:54 WIB

Fadli Zon Akan Temani Prabowo Nyoblos di TPS 041

Fadli Zon Akan Temani Prabowo Nyoblos di TPS 041

News | Rabu, 17 April 2019 | 07:39 WIB

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek di Hari Pencoblosan Pemilu 2019

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek di Hari Pencoblosan Pemilu 2019

News | Rabu, 17 April 2019 | 07:03 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×