Di Markas Pendukung Makassar, Jokowi Kalah Tipis dengan Prabowo

Agung Sandy Lesmana | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 17 April 2019 | 15:45 WIB
Di Markas Pendukung Makassar, Jokowi Kalah Tipis dengan Prabowo
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) bersiap memulai debat capres 2019 disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat itu mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. [Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay/aww]

Suara.com - Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin kalah tipis dari rivalnya,  Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di TPS 01 dan 02 Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar, Rabu (17/4/2019).

Padahal, TPS itu merupakan daerah "kekuasaan" Jokowi - Ma'ruf, karena terletak sangat dekat dengan kediaman Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto yang diketahui merupakan Tim Pemenangan capres petahana itu.

Berdasarkan perhitungan suara yang dilakukan panitia TPS 01, Jokowi - Ma'ruf kalah tipis dengan perolehan suara 94 berbanding 101 milik Prabowo - Sandi. Sementara di TPS 02, Capres dan Cawapres nomor urut 01 itu kalah cukup jauh yakni 78 suara berbanding 121.

Jokowi-Maruf kalah tipis dari Prabowo - Sandiaga di 2 TPS di Makassar. (Suara.com/Arief. A).
Jokowi-Maruf kalah tipis dari Prabowo - Sandiaga di 2 TPS di Makassar. (Suara.com/Arief. A).

Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto yang menyaksikan langsung proses penghitungan suara di TPS 01 enggan berlarut dalam kekalahan ini.

Menurutnya, kekalahan Jokowi - Ma'ruf di TPS Tim Pemenangannya sendiri merupakan bukti bahwa demokrasi benar-benar tegak berdiri di Makassar.

Jokowi-Maruf kalah tipis dari Prabowo - Sandiaga di 2 TPS di Makassar. (Suara.com/Arief. A).
Jokowi-Maruf kalah tipis dari Prabowo - Sandiaga di 2 TPS di Makassar. (Suara.com/Arief. A).

"Ini bukti bahwa tidak ada intimidasi di Kota Makassar. Di daerah saya saja, beda tipis mereka (Prabowo-Sandi) bisa menang," ujar pria yang akrab disapa Danny.

Meski mengakui keunggulan Prabowo - Sandi di TPS "kekuasaannya", Danny mengatakan masih yakin presentase kemenangan Jokowi - Ma'ruf di kota Makassar masih sangat tinggi.

"Jika bicara sebagai kader, insyaallah di Makassar Jokowi-Maruf menang," ujar Danny.

"Tapi sebagai Walikota Makassar, ini lah demokrasi. (Hasil ini) kita harus hormati," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Telak di TPS Amien Rais

Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Telak di TPS Amien Rais

News | Rabu, 17 April 2019 | 15:39 WIB

Perolehan Suara Pilpres 2019 Terkini: Jokowi Unggul Versi 6 Lembaga Survei

Perolehan Suara Pilpres 2019 Terkini: Jokowi Unggul Versi 6 Lembaga Survei

News | Rabu, 17 April 2019 | 15:21 WIB

Hitung Cepat Charta Politika: Jokowi Unggul dari Prabowo 54,51 Persen

Hitung Cepat Charta Politika: Jokowi Unggul dari Prabowo 54,51 Persen

News | Rabu, 17 April 2019 | 15:14 WIB

Quick Count Litbang Kompas: Jokowi - Ma'ruf Unggul 55,37 Persen

Quick Count Litbang Kompas: Jokowi - Ma'ruf Unggul 55,37 Persen

News | Rabu, 17 April 2019 | 15:05 WIB

Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Telak di 2 TPS Markas FPI

Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Telak di 2 TPS Markas FPI

News | Rabu, 17 April 2019 | 14:33 WIB

Terkini

Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga!

Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:40 WIB

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:26 WIB

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:18 WIB

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB