Caca Terseret ke Kolong Mobil, Ini Kondisi Korban Sopir Camry Brutal di RS

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 19 April 2019 | 18:10 WIB
Caca Terseret ke Kolong Mobil, Ini Kondisi Korban Sopir Camry Brutal di RS
Mobil Camry menabrak delapan orang di wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (18/4/2019) pukul malam. [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Salsabila Hanifa alias Caca (15) masih tergolek lemah di Rumah Sakit Tebet, Jakarta Selatan setelah menjadi korban keberingasan DS (38), pengemudi Toyota Camry hitam bernopol B 1185 TOD yang menabrak belasan orang di wilayah Jakarta Selatan.

Dari keterangan M. Hanif ayahanda dari Caca mengatakan, kondisi putrinya tersebut hingga kini masih menunggu sejumlah pemeriksaan guna mengetahui ada tidaknya gejala penyakit yang diakami Caca usai ditabrak.

Caca sendiri, kata Hanif, menjadi korban yang terparah yang ditabrak oleh DS. Tubuh caca sampai masuk ke dalam kolong Camry hingga kepala terbentur beberapa kali dengan bemper dan aspal.

Saat itu Caca yang dibonceng oleh temannya menggunakan sepeda motor sedang melaju dari Jalan Doktor Saharjo mengarah ke Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan.

Hanif mengatakan, tubuh anaknya tersebut dalam kondisi tertekuk saat sempat terseret di kolong mobil. Sebab itu, Caca yang mendapat pertolongan pertama di klinik langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Dari klinik langsung saya bawa anak saya jam 12 malem ke rumah sakit ke UGD karena lengkap peralatannya di sana. Saya minta CT scan, rontgen, sama sekarang ini tindakannya USG," ujar Hanif di kediamnnya di Menteng Wadas, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019).

Berdasarkan hasil CT Scan, kata Hanif, diketahui ada memar di bagian kepala Caca.

"Kalau dari CT Scan itu ada benjolan, ada memar di kepala. Saya tanyain juga pusing kata Caca," ujar Hanif.

"Sekarang belum boleh makan, disuruh puasa dulu karena ada tindakan USG (Ultrasonography). Kalau untuk tulang retak dan sebagainya enggak ada," sambungnya.

Sementara itu, saat Suara.com mencoba menghubungi Caca yang sedang berada di rumah sakit, Rosi ibu mengabarkan kondiai terakhir anaknya. Caca sendiri tengah tidur saat Suara.com menghubungi melalui panggilan video.

Terlihat kondisi Caca yang masih lemas terbaring. Rosi berujar, anaknya tersebut tengah menunggu untuk pemeriksaan USG.

"Sore ini mau ada USG di bagian perutnya. Masalahnya karena posisi dia tengkurep, udah gitu posisinya ada di kolong bemper mobil depan. Kakinya sebelah nekuk, sebelah ini, jadi ada di posisi kolong depan bempernya," kata Rosi.

Hingga kini, kata Rosi, Caca belum bisa banyak berbicara sehingga belum bisa dimintai keterangannya terkait peristiwa tabrak lari pada Kamis malam kemarin.

"Iya lagi ngerasin nyeri, pusing, belum bisa diajak ngobrol, belum bisa kasih konfirmasi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DS Mabuk Tabrak Belasan Orang, Mobil Camry Miliknya Nyaris Dibakar Massa

DS Mabuk Tabrak Belasan Orang, Mobil Camry Miliknya Nyaris Dibakar Massa

News | Jum'at, 19 April 2019 | 11:19 WIB

Mulut Bau Alkohol, Sopir Camry Diduga Mabuk saat Tabrak Belasan Orang

Mulut Bau Alkohol, Sopir Camry Diduga Mabuk saat Tabrak Belasan Orang

News | Jum'at, 19 April 2019 | 10:15 WIB

Tabrak Lari Mobil Camry Terjadi di Lima Lokasi, Ini Kronologinya

Tabrak Lari Mobil Camry Terjadi di Lima Lokasi, Ini Kronologinya

News | Jum'at, 19 April 2019 | 00:22 WIB

Mobil Tabrak Belasan Orang Dari Jalan Tendean Sampai Saharjo

Mobil Tabrak Belasan Orang Dari Jalan Tendean Sampai Saharjo

News | Kamis, 18 April 2019 | 21:54 WIB

Ini Mobil Kesayangan Lucinta Luna, Mirip Kepunyaan Pejabat

Ini Mobil Kesayangan Lucinta Luna, Mirip Kepunyaan Pejabat

Otomotif | Jum'at, 15 Februari 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB