Dipuji Yusuf Mansur, Doa Hanta Yuda Merasa Difitnah Haikal Hassan

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Senin, 22 April 2019 | 15:01 WIB
Dipuji Yusuf Mansur, Doa Hanta Yuda Merasa Difitnah Haikal Hassan
Hanta Yudha [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Juru debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Haikal Hassan Baras, menuding sejumlah lembaga survei sebagai biang kericuhan dalam Pemilihan Presiden 2019.

Tudingan Haikal Hassan dicuitkan melalui akun jejaring sosial Twitter @haikal_hassan, Kamis (18/4/2019) lalu. Dia juga menyebut sejumlah bos lembaga survei di kicauan berikutnya.

Haikal Hassan menyebut bahwa lembaga survei tersebut dibayar untuk mengatur quick count alias hitung cepat. Dia juga menilai lembaga survei tersebut sebagai biang yang harus bertanggung jawab atas sengkarut di Pilpres 2019.

"Cuma mau bilang, kalian para lembaga survei bayaran yang mengatur quick count, adalah yang paling bertanggung jawab atas kericuhan ini," cuit Haikal Hassan.

Pun Haikal Hassan menuduh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan polisi bertanggung jawab bila diam saja melihat kecurangan.

"Cuma mau bilang, kalian para Bawaslu, KPU, Polisi yg bila tau ada kecurangan dan diam, adalah yang paling bertanggungjawab atas kekacauan ini," kicau Haikal Hassan.

Di cuitan ke-dua, Haikal Hassan menyebut sejumlah bos lembaga survei, mulai dari Denny JA (LSI), Saiful Mujani (SMRC), Yunanto Wijaya (Charta Politika), Burhanuddin Muhtadi (Indikator) hingga Hanta Yuda (Poltracking). Kelima lembaga survei tersebut mengunggulkan Jokowi dalam quick count alias hitung cepat.

"Denny JA, Saiful Mujani, Yunanto Wijaya, Burhanuddin Muhtadi, Hanta Yudha, Ehm ehem.... uhuk uhhuk...." cuit Haikal Hassan.

Melalui akun Twitter @hantayuda, founder dan CEO Poltracking Indonesia tersebut menanggapi kicauan Haikal Hassan dengan doa. Dia menyebut kicauan itu fitnah belaka.

Dia berdoa agar fitnah tersebut dijadikan pahala. Jika berbuat curang, Hanta Yuda minta dicabut segala keberkahan dari hidupnya. Jika tidak, Hanta Yuda meminta berkah untuknya dan keluarga.

"Mohon aminkan doaku ustadz :) 'Yaa Allah Yaa Robb, jadikan fitnah ini sebagai pahala & kemuliaan bagi kami & keluarga, jika kami curang dengan Quick Count ini jauhkan & cabutlah keberkahan dari hidup kami, tapi jika kami jujur & tidak curang dengan QC (quick count--RED) ini, berkahilah kami dan keluarga dunia akhirat," kicau Hanta Yuda seperti dikutip SUARA.com, Minggu (21/4/2019).

Doa tersebut ditanggapi oleh ustaz Yusuf Mansur melalui akun Twitter miliknya, @Yusuf_Mansur. Dia memuji doa yang dikicaukan oleh Hanta Yuda sebagai doa yang santun dan sempurna.

"Subhaanallaah. Tetap kalem dan adem doanya. Nggak mukul. Nggak nyerang. Nggak sinis. Nggak kepanasan. Tetap santun. Tetap berakhlaqul karimah. Nias bingit. Ekselen...!!!" cuit Yusuf Mansur di hari yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Lawas Ajak Musuhi Presiden yang Utang Viral, Yusuf Mansur Klarifikasi

Video Lawas Ajak Musuhi Presiden yang Utang Viral, Yusuf Mansur Klarifikasi

News | Senin, 22 April 2019 | 14:29 WIB

Dituduh Bohongi Publik, Lembaga-lembaga Survei Akhirnya Buka Data

Dituduh Bohongi Publik, Lembaga-lembaga Survei Akhirnya Buka Data

News | Sabtu, 20 April 2019 | 16:14 WIB

Pemilu Damai, Ustadz Yusuf Mansur Minta Masyarakat Tak Saling Sindir

Pemilu Damai, Ustadz Yusuf Mansur Minta Masyarakat Tak Saling Sindir

Entertainment | Rabu, 17 April 2019 | 15:22 WIB

Imam Besar FPI Batal Beri Instruksi Soal Pemilu Lewat Video Conference

Imam Besar FPI Batal Beri Instruksi Soal Pemilu Lewat Video Conference

News | Rabu, 17 April 2019 | 06:48 WIB

Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur Disebut Unfollow UAS karena Beda Pilihan

Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur Disebut Unfollow UAS karena Beda Pilihan

News | Selasa, 16 April 2019 | 17:27 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB