Quick Count Dituding Curang, Bos Charta Polika Diteror Ditembak Sniper

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Selasa, 23 April 2019 | 13:38 WIB
Quick Count Dituding Curang, Bos Charta Polika Diteror Ditembak Sniper
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. [Suara.com/Novian Andriansyah]

Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengakui banyak diteror setelah lembaganya menggelar hitung cepat perolehan suara Pilpres 2019, yang menunjukkan Capres Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin unggul atas Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Yunarto menuturkan, teror ancaman ditujukan kepadanya setelah marak tudingan lembaga survei sengaja mengunggulkan Jokowi – Maruf Amin ketimbang Prabowo – Sandiaga.

Teror yang diterimanya terutama ancaman melalui pesan WhatsApp. Ia mengakui sudah memblokir 100 nomor ponsel yang mengirimkan ancaman via WA.

"Ancaman terornya macam-macam lah, dilaknat lah, mau diserang sniper lah, ya itu saja sih," kata Yunarto di Bareskrim Siber, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Namun, Yunarto berujar kedatangan dirinya ke Bareskrim bukan untuk melaporkan rangkaian teror terhadap dirinya.

"Tapi saya datang bukan buat melaporkan teror. Ini pelaporan yang sebenarnya sebelum pemilu, walaupun semakin menjadi-jadi setelah hitung cepat dipublikasikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Yunarto menyambangi Bareskrim Siber Mabes Polri guna melaporkan sejumlah akun yang menyebarkan bidik layar obrolan palsu mengatasnamakan dirinya.

Yunarto mengatakan, sedikitnya ada empat akun media sosila baik Facebook, Instagram, dan Twitter yang diduga menjadi penyebar pertama chat palsu tersebut.

Ia sendiri berujar, chat palsu mengatasnamakan sirinya sudah mulai beredar tiga hari sebelum pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019.

baca juga

Selain menyebarkan chat palsu, kata Yunarto, pelaku juga menyebarkan nomor pribadi miliknya ke berbagai pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Lemhanas: Jokowi dan Prabowo Perlu Bertemu Redam Suhu Politik

Gubernur Lemhanas: Jokowi dan Prabowo Perlu Bertemu Redam Suhu Politik

News | Selasa, 23 April 2019 | 13:20 WIB

Nama Dicatut dalam Chat Palsu, Bos Charta Politika Polisikan 4 Akun Medsos

Nama Dicatut dalam Chat Palsu, Bos Charta Politika Polisikan 4 Akun Medsos

News | Selasa, 23 April 2019 | 12:40 WIB

Fadli Zon Kalah di Pileg? Yunarto: Fadli Suara Tertinggi di Dapil Itu

Fadli Zon Kalah di Pileg? Yunarto: Fadli Suara Tertinggi di Dapil Itu

News | Selasa, 23 April 2019 | 11:57 WIB

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 3 Juta Suara dari Jokowi

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 3 Juta Suara dari Jokowi

News | Selasa, 23 April 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB