Coba Retas Website KPU, Pemuda 19 Tahun di Payakumbuh Ditangkap Polisi

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 24 April 2019 | 11:25 WIB
Coba Retas Website KPU, Pemuda 19 Tahun di Payakumbuh Ditangkap Polisi
Pemuda di Payakumbuh ditangkap hendak retas website KPU. (Foto: Istimewa / via Covesia.com)

Suara.com - Seorang pemuda inisial MA (19) asal Kelurahan Nunang Daya Bangun, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, ditangkap oleh tim cyber Mabes Polri pada Senin (22/04/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Pemuda itu diduga hendak mencoba meretas website KPU pada Jumat (19/04/2019) lalu.

Informasi yang dihimpun Covesia.com (jaringan Suara.com), MA mencoba menembus sistem keamanan website KPU RI dari Payakumbuh. Namun, usaha ini terbaca oleh tim IT KPU dan terlacak pada posisi di Kelurahan Parit Rantang, Payakumbuh Barat.

Selanjutnya tim IT KPU melaporkan hal ini kepada Mabes Polri dengan nomor LP/B/392/IV/2019/Bareskrim, tanggal 19 April 2019.

Menindaklanjuti laporan ini, Mabes Polri langsung melakukan pengejaran ke Payakumbuh. Saat tim cyber Mabes Polri berada di Payakumbuh, ternyata MA mengulangi usaha untuk meretas Website KPU RI dan posisinya berada di tempat yang sama.

Atas laporan itu, polisi melakukan pengejaran ke sebuah rumah di Kelurahan Parit Rantang yang ternyata rumah sepupu MA.

Usai ditangkap, MA menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di Polres Kota Payakumbuh dan dibawa ke Mabes Polri pada Senin malam.

”Iya, kemarin kita mendampingi tim Mabes Polri untuk melakukan penangkapan terhadap seorang warga. Ia langsung dibawa ke Mabes Polri.” Kata Kapolres Payakumbub, AKBP. Endrasetiawan kepada Covesia.com, Selasa (23/4/2019).

Ia juga mengatakan atas perbuatan MA, Website KPU RI mengalami gangguan dan susah untuk di akses oleh masyarakat Indonesia.
Dalam penangkapan ini, diamankan barang bukti (BB) 1 buah laptop merek Lenovo, 2 buah flash disk, 2 unit HP merek Samsung dan sim card, 1 buah modem merek Andromax M2Y dan 2 buah sim card.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kapolres mengaku tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan karena sudah menjadi ranah Mabes Polri.

"Soal proses dan hasil pemeriksaan atau yang lain. Itu kewenangan Mabes Polri. Saya tidak bisa menjelaskan yang lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasukan Brimob Ditarik ke Jakarta, Anies: InsyaAllah Ibu Kota Aman

Pasukan Brimob Ditarik ke Jakarta, Anies: InsyaAllah Ibu Kota Aman

News | Selasa, 23 April 2019 | 17:19 WIB

Pascapemilu Brimob Nusantara Ditarik ke Jakarta, Ada Apa?

Pascapemilu Brimob Nusantara Ditarik ke Jakarta, Ada Apa?

News | Selasa, 23 April 2019 | 14:02 WIB

Publik Diminta Melapor Jika Temukan Kesalahan dalam Realcount di Situs KPU

Publik Diminta Melapor Jika Temukan Kesalahan dalam Realcount di Situs KPU

News | Sabtu, 20 April 2019 | 07:55 WIB

Setelah Viral di Twitter, KPU Ralat Peroleh Suara Prabowo di Dumai

Setelah Viral di Twitter, KPU Ralat Peroleh Suara Prabowo di Dumai

Tekno | Jum'at, 19 April 2019 | 18:39 WIB

Terungkap Alasan Situs KPU Sulit Diakses

Terungkap Alasan Situs KPU Sulit Diakses

Tekno | Kamis, 18 April 2019 | 15:15 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB