Lihat Server KPU, Mahfud MD Pastikan Tak Ada Kecurangan Dalam Proses Situng

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 24 April 2019 | 20:43 WIB
Lihat Server KPU, Mahfud MD Pastikan Tak Ada Kecurangan Dalam Proses Situng
Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD mengklaim tidak ada kecurangan yang dilakukan oleh KPU RI dalam proses Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Pernyataan itu disampaikan Mahfud setelah meninjau langsung proses input data hasil penghitungan suara atau formulir C1 Plano kedalam Situng di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Mahfud mengatakan, dirinya merasa risih atas adanya beberapa tudingan dan dugaan terjadinya kecurangan yang bersifat terstruktur yang dilakukan oleh KPU. Untuk itu, Mahfud bersama sejumlah tokoh dari Gerakan Suluh Kebangsaan pun datang ke KPU untuk memastikan KPU bekerja dengan baik.

"Sebelum pemungutan suara kami datang menyatakan bahwa KPU profesional. Sehingga ketika ada berita seperti ini kami terganggu ingin mengecek apa yang sebenarnya terjadi," ujar Mahfud di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menerangkan dari data yang telah diverifikasi olah tim informasi dan teknologi (IT) KPU sampai dengan pukul 17.15 WIB hari ini telah menginput data sebanyak 241.366 tempat pemungutan suara (TPS) dari 813.350 TPS.

Ia menyebut kesalahan input data baik yang berdasarkan temuan KPU dan laporan dari masyarakat berjumlah 101 dan terjadi pada kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Dua paslon sama-sama mendapat keuntungan dan kerugian dari beberapa kesalahan entry itu. Jadi tak mungkin itu terstruktur," ujarnya.

Berkenaan dengan itu, Mahfud juga memastikan tidak mungkin ada pemalsuan pada data formulir C1 Palano. Sebab, formulir C1 Plano itu sendiri dimiliki oleh kedua Paslon.

"Tak mungkin juga ada pemalsuan-pemalsuan yang bisa lolos karena form C1 banyak, paslon punya, KPU punya, saksi punya. Kalau ada yg palsu semua pasti ketahuan. Jadi jangan ribut seakan-akan KPU sudah lakukan rekayasa TSM (terstruktur, sistematis dan masif)," ucapnya.

Mahfud kemudian menegaskan kalau server pengelolaan data berada di Kantor KPU. Hal itu, menepis adanya kabar yang menyebut server KPU berada di luar negeri.

baca juga

"Kami tadi melihat sendiri bahwa server pengolahan data itu ada di sini. Bohong kalau dibilang itu ada di Singapura. Orangnya juga indonesia semua enggak ada bule, asingnya. Karena itu masyarakat harus tenang jangan sampai Pemilu ini dirusak hoaks," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 144, Komisioner KPU Nangis

Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 144, Komisioner KPU Nangis

News | Rabu, 24 April 2019 | 20:30 WIB

KPU Mulai Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Besok

KPU Mulai Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Besok

News | Rabu, 24 April 2019 | 18:30 WIB

KPU Akan Keluarkan Juknis Pemberian Santunan ke Petugas KPPS yang Meninggal

KPU Akan Keluarkan Juknis Pemberian Santunan ke Petugas KPPS yang Meninggal

News | Rabu, 24 April 2019 | 17:57 WIB

Lagi, Anggota KPPS di Mesuji Wafat Saat Bertugas Dalam Penghitungan Suara

Lagi, Anggota KPPS di Mesuji Wafat Saat Bertugas Dalam Penghitungan Suara

News | Rabu, 24 April 2019 | 15:24 WIB

Surat Suara Dibakar di Papua, Bawaslu: Terjadi Setelah Penghitungan Suara

Surat Suara Dibakar di Papua, Bawaslu: Terjadi Setelah Penghitungan Suara

News | Rabu, 24 April 2019 | 15:14 WIB

Terkini

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB