Pelaku Bom Sri Lanka Orang Terdidik dan Berasal dari Keluarga Kaya

Bangun Santoso

Kamis, 25 April 2019 | 05:56 WIB
Pelaku Bom Sri Lanka Orang Terdidik dan Berasal dari Keluarga Kaya
Detik-detik penampakan bomber Sri Lanka. [Youtube]

Suara.com - Perkembangan terbaru memperlihatkan sekelompok pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 359 orang dalam serangan Paskah di Sri Lanka, berasal dari keluarga kaya. Seorang di antaranya berjenis kelamin perempuan.

Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan terkoordinasi terhadap tiga gereja dan empat hotel itu. Jika konfirmasi itu benar, maka serangan ini adalah yang paling mematikan yang dikaitkan dengan keterlibatan kelompok teroris ini.

Pemerintah Sri Lanka dan AS menyatakan skala dan kecanggihan serangan terkoordinasi ini memperlihatkan adanya keterlibatan kelompok eksternal seperti ISIS.

ISIS sendiri telah merilis video, Selasa malam, melalui Kantor Berita AMAQ, yang memperlihatkan delapan orang, hanya satu yang tidak mengenakan penutup wajah, berdiri di bawah bendera hitam dan menyatakan sumpah setia kepada Abu Bakar Al-Baghdadi.

Seseorang yang tidak mengenakan penutup wajah dalam video itu adalah Mohamed Zahran, seorang pengkhotbah yang dikenal berpandangan militan.

Meski video tersebut memperlihatkan delapan orang namun Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene menyebut ada sembilan pelaku bom bunuh diri. Delapan orang telah teridentifikasi, salah seorang di antaranya perempuan.

"Sebagian besar pelaku dari kalangan terdidik, berasal dari keluarga ekonomi mapan. Beberapa dari mereka menempuh pendidikan di luar negeri," kata Wijewardene dalam jumpa pers.

"Kami mengetahui, salah seorang diantaranya pernah pergi ke Inggris, kemudian ke Australia untuk kuliah hukum. Mitra kami, termasuk Inggris, ikut membantu penyelidikan," tambah dia seperti dikutip Reuters yang dilansir Antara, Kamis (25/4/2019) pagi.

Dua dari pelaku bom bunuh diri adalah bersaudara, dan merupakan putra dari seorang pedagang rempah kaya serta pilar dari komunitas bisnis, sebut sumber yang dekat dengan keluarga itu.

baca juga

Para pejabat intelijen dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe menyakini bahwa Zahran, seorang penceramah berbahasa Tamil asal Sri Lanka timur, adalah dalang dari serangan ini.

Zahran terkenal dengan pandangan yang militan dan mempunyai pemikiran yang berapi-api dalam postingan di Facebook, menurut para pemimpin muslim dan laporan intelijen Sri Lanka yang telah diterbitkan sebelumnya seperti dikutip Reuters.

Pemerintah Sri Lanka mencurigai keterlibatan kelompok Jamaah Thawheed Jama'ut yang diikuti Zahran dan kelompok Jammiyathul Millathu Ibrahim, dengan bantuan dari pihak luar.

Saat ini sebanyak 60 orang dari seantero Kolombo telah ditahan untuk diinterogasi, kata Wijewardene. Termasuk diantaranya, seorang warga Suriah.

Razia yang dilakukan termasuk di daerah dekat Gereja St Sebastian di Negombo di sebelah utara ibukota Kolombo di mana sejumlah orang tewas pada Minggu, kata juru bicara kepolisian.

Kebanyakan korban tewas serangan teror ini adalah warga Sri Lanka, namun juga menewaskan 38 warga asing, di antaranya warga Inggris, AS, Australia, Turki, India, China, Denmark, Belanda dan Portugal. Sebanyak 45 dari korban tewas adalah anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Bom di Sri Lanka, Polri Terus Pantau Kelompok Radikal di Tanah Air

Teror Bom di Sri Lanka, Polri Terus Pantau Kelompok Radikal di Tanah Air

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:30 WIB

Terlihat Jelas, Detik-detik Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Sri Lanka

Terlihat Jelas, Detik-detik Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Sri Lanka

News | Rabu, 24 April 2019 | 11:40 WIB

Mabes Polri: Tak Ada WNI yang Menjadi Pelaku Bom Paskah di Sri Lanka

Mabes Polri: Tak Ada WNI yang Menjadi Pelaku Bom Paskah di Sri Lanka

News | Selasa, 23 April 2019 | 14:22 WIB

Warga Sri Lanka Ramai-ramai Cari Korban Bom Gereja di Kamar Mayat

Warga Sri Lanka Ramai-ramai Cari Korban Bom Gereja di Kamar Mayat

News | Selasa, 23 April 2019 | 13:37 WIB

3 Anak Miliarder Denmark Jadi Korban Tewas Bom di Sri Lanka

3 Anak Miliarder Denmark Jadi Korban Tewas Bom di Sri Lanka

News | Selasa, 23 April 2019 | 05:43 WIB

Terkini

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:54 WIB

×