Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS

Bangun Santoso

Kamis, 25 April 2019 | 06:03 WIB
Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS
Ilustrasi anggota KPPS meninggal dunia. (istimewa)

Suara.com - Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) bernama Fakhrul (50) warga Desa Belambangan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan yang meninggal dunia pada Sabtu (20/4) tidak mendapat uang asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Tidak tercovernya petugas KPPS sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut menuai berbagai sorotan dari masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu. Hal itu seperti diungkapkan Dian warga Kelurahan Sukajadi di Baturaja, Rabu, menilai absennya asuransi kerja yang menjadi hak petugas KPPS merupakan sebuah kelalaian.

"Tepatnya, kelalaian pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU)," ujarnya seperti dilansir Antara.

Menurut dia, penyelenggara pemilu sepatutnya mendaftarkan petugas KPPS ke BPJS Ketenagakerjaan karena mereka bekerja secara adhoc dan tidak dihitung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Hal ini sangat penting karena pekerjaan sebagai KPPS memiliki resiko kecelakaan kerja bahkan kematian. Nah, inilah yang tidak diantisipasi KPU sehingga ketika ada korban siapa yang menjamin mereka kalau tidak didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan," tegasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Dian sebagai solusinya KPU harus menanggung biaya pengobatan dan membayarkan hak pekerja yang meninggal setara dengan asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

"Sedangkan solusi jangka panjangnya yaitu pemerintah harus melakukan revisi Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2018 untuk mengatur tentang hak petugas KPPS agar mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan," tambahnya.

Sementara Ketua KPU Ogan Komering Ulu, Naning Wijaya melalui Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara, Yudi Risandi mengungkapkan, terkait meninggalnya petugas KPPS di Ogan Komering Ulu tersebut pihaknya telah menyalurkan santunan uang kepada ahli waris atas nama lembaga.

"Santunan ini kami berikan tidak menggunakan anggaran KPU Ogan Komering Ulu melainkan sumbangan para komisioner karena memang tidak ada anggarannya," ujar Yudi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Prabowo, Ketua KPPS yang Meninggal Dunia Terkena Serangan Jantung

Kisah Prabowo, Ketua KPPS yang Meninggal Dunia Terkena Serangan Jantung

News | Rabu, 24 April 2019 | 22:09 WIB

144 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Ajak Jajarannya di Daerah Salat Gaib

144 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Ajak Jajarannya di Daerah Salat Gaib

News | Rabu, 24 April 2019 | 21:27 WIB

Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 144, Komisioner KPU Nangis

Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 144, Komisioner KPU Nangis

News | Rabu, 24 April 2019 | 20:30 WIB

Kubu Jokowi dan Prabowo di Jakarta Sepakat Banyak Senyum, Bukan Ketegangan

Kubu Jokowi dan Prabowo di Jakarta Sepakat Banyak Senyum, Bukan Ketegangan

News | Rabu, 24 April 2019 | 20:16 WIB

Perginya 'Pahlawan Demokrasi' yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Perginya 'Pahlawan Demokrasi' yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Jabar | Rabu, 24 April 2019 | 20:02 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×