Jakarta Banjir, Jakarta Bangun 2 Bendungan Tahan Air Masuk Ibu Kota

Pebriansyah Ariefana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 26 April 2019 | 12:30 WIB
Jakarta Banjir, Jakarta Bangun 2 Bendungan Tahan Air Masuk Ibu Kota
Sampah di Pintu Air Manggarai. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudang membangun dua bendungan yang akan menahan air masuk ke Ibu Kota. Bendung itu ada di hulu untuk menahan air ke Jakarta agar tidak melimpah tanpa terkendali.

Anies menjelaskan dua bendungan itu akan selesai dibangun tahun ini. Bendungan itu akan menahan air dari Bogor.

"Di hulu ada dua bendungan yang sekarang dibangun, Insya Allah bendungan selesai tahun ini. Kalau bendungan itu selesai tahun ini maka bila terjadi hujan deras di daerah Ciawi, Bogor, airnya bisa dikendalikan," kata Anies di Gedung Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Semalam diinformasikan BNPD DKI Jakarta, ada 17 titik lokasi banjir setelah sebelumnya Bendung Katulampa, Bogor, berstatus siaga I dengan ketinggian 220 sentimeter dan Pintu Air Depok berstatus siaga I (360 sentimeter).

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD DKI dari Pusat data dan informasi kebencanaan di Jakarta, Jumat, titik lokasi banjir meliputi wilayah Jakarta Selatan (RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, RW 01 Kelurahan Srengseng Sawah, RW 01 Kelurahan Pengadegan, RW 07 Kelurahan Rawajati, RW 05, 06, 07, 08 Kelurahan Pejaten Timur, dengan ketinggian banjir sekitar 20 cm hingga 170 cm).

Sementara wilayah Jakarta Timur mencakup RW 02, 05, 08 Kelurahan Cawang, RW 05 Kelurahan Balekambang, RW 04, 05, 08 Kelurahan Kampung Melayu, RW 07, 11 Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian banjir mencapai 20 cm hingga 100 cm.

Menurut Baswedan, dengan ada tambahan dua bendungan yang ditargetkan selesai pada Desember nanti itu, air yang datang dari arah Bogor bisa ditahan dan dikendalikan.

Saat ini, kata dia, karena bendungan belum selesai maka air dari Bogor masih begitu saja datang yang pada titik yang biasanya kena limpahan air itu.

"Padahal Jakarta (dilanda) hujan, tapi tidak ada hujan yang luar biasa. Ini adalah contoh situasi banjir karena kiriman dari selatan," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Wali Kota di Jakarta Dapat Tugas Khusus dari Anies Tangani Banjir

Dua Wali Kota di Jakarta Dapat Tugas Khusus dari Anies Tangani Banjir

News | Jum'at, 26 April 2019 | 12:24 WIB

Jakarta Banjir, Anies Pastikan Gedung Pemprov Terpasang Drainase Vertikal

Jakarta Banjir, Anies Pastikan Gedung Pemprov Terpasang Drainase Vertikal

News | Jum'at, 26 April 2019 | 12:18 WIB

Jakarta Banjir, Begini Penampakan Sampah Menggunung di Pintu Air Manggarai

Jakarta Banjir, Begini Penampakan Sampah Menggunung di Pintu Air Manggarai

News | Jum'at, 26 April 2019 | 11:54 WIB

Anies Sebut Banjir Jakarta Bukan karena Sampah Warga Ibu Kota

Anies Sebut Banjir Jakarta Bukan karena Sampah Warga Ibu Kota

News | Jum'at, 26 April 2019 | 11:28 WIB

Jakarta Dilanda Banjir, Ular Sanca 4 Meter Ditemukan di Atas Pohon

Jakarta Dilanda Banjir, Ular Sanca 4 Meter Ditemukan di Atas Pohon

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:46 WIB

Terkini

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

×