Pengamat Nilai Jika PAN Membelot dari Prabowo Bisa Memicu Konflik Internal

Jum'at, 26 April 2019 | 12:53 WIB
Pengamat Nilai Jika PAN Membelot dari Prabowo Bisa Memicu Konflik Internal
Ketua MPR Zulkifli Hasan (depan), Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Pengamat Politik Ray Rangkuti menilai sikap Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (24/4/2019) bukanlah untuk membelot dari koalisi pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Menurut Ray, kecil kemungkinan arah politik PAN berbelok kepada pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin setelah pelaksanaan Pilpres 2019.

"Pertemuan yang kemarin (Di Istana Negara) itu lebih supaya untuk menyatakan dukungan kepada pelaksanaan pemilunya. PAN mengatakan Pemilu sudah selesai tanggal 17. Oleh karena itu, PAN berinisiatif untuk menemui pak Jokowi untuk baik sebagai Presiden Indonesia yang masih menjabat, maupun sebagai lawan tandingnya dalam pemilu 2019 lalu," ujar Ray kepada Suara.com, Jumat (26/4/2019).

Kedatangan Zulkifli menemui Jokowi di Istana menimbulkan isu bahwa PAN akan berpindah dukungan ke koalisi Jokowi -  Ma'ruf.  Namun, Ray menilai masih terlalu jauh untuk PAN berpindah dukungan dari Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo - Sandiaga ke Koalisi Indonesia Kerja Jokowi - Ma'ruf.

Ia menilai jika hal tersebut terjadi berdampak pada konflik internal.

"Pindah koalisi masih terlalu jauh dilakukan oleh PAN dan terlalu cepat. Dia bertemu dengan Jokowi saja sudah menimbulkan pertanyaan di lingkungan pendukungnya. Apalagi di pertemuan itu disaratkan akan ada koalisi itu terlalu cepat dilakukan oleh pak Zul, tu akan menimbulkan konflik internal," tutur dia.

Lebih lanjut, Direktur Lingkar Madani Indonesia itu menduga sikap Zulkifli yang menemui Jokowi untuk menyatakan bahwa PAN tidak ikut-ikutan terkait isu People Power yang disuarakan oleh Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandiaga, Amien Rais.

"Di sisi lain mau mengatakan bahwa PAN tidak ikut-ikutan lah mengenai isu -isu yang berkaitan dengan People Power macam-macam dan seterusnya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Zulkifli sempat bertemu dan berbicara dengan Jokowi pada Rabu, usai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2019-2024, Murad Ismail dan Barnabas Orno.

Baca Juga: KPU Buka Pintu Usulan Bentuk Tim Pencari Fakta Kecurangan Pemilu 2019

Pertemuan itu, yang berlangsung di bagian tengah ruangan Istana Negara, juga turut dihadiri oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI