Kelaparan, Korban Banjir Jakarta Cari Makan Sendiri Pakai Kasur Angin

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 14:42 WIB
Kelaparan, Korban Banjir Jakarta Cari Makan Sendiri Pakai Kasur Angin
Genangan banjir di kawasan permukiman warga di Cawang, Jaktim. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Banjir di RW 08 Kelurahan Cawang, Jakarta Timur mulai berangsur-angsur surut. Namun warga mengaku belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintahan setempat.

Wilayah terdampak paling parah ada di RT 08 yang ketinggian airnya mencapai 2 meter. Di RT tersebut, tidak semua warga mengevakuasi diri ke tempat lebih tinggi. Beberapa warga masih bertahan di rumah yang memiliki dua tingkat.

Warga yang bertahan tersebut terjebak dan kesulitan mendapatkan bantuan khususnya konsumsi. Adi, warga RT 08 memilih untuk tidak menunggu bantuan. Ia mengantarkan makanan untuk keluarganya dengan menggunakan kasur angin agar makanannya tidak basah.

Pantauan suara.com, ia menggunakan jas hujan lengkap sambil membawa satu kantong plastik berisi makanan. Ia menjadikan kasur angin sebagai perahu untuk membawa makanan tersebut.

Saat ditemui, Adi mengaku geram karena bantuan tidak kunjung datang. Sementara ia mengaku tidak tega keluarganya sudah kelaparan.

"Makanan ini mas buat keluarga saya di lantai dua. Bantuan kagak datang-datang, lambat. Keluarga saya sudah gak bisa nunggu, sudah kelaparan," ujar Adi di lokasi banjir, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019).

Adi ditemani kerabatnya yang bernama Abdul Somad. Namun Abdul Somad hanya menemani sampai lokasi yang airnya tidak deras. Dengan berpegangan pada tali tambang, Adi menerjang air yang masih cukup deras untuk mengantar makanan.

Tak lama setelah Adi pergi, Abdul Somad menelepon Adi untuk memastikan kondisi kerabatnya itu. Ia mendapat informasi makanannya berhasil diantar Adi ke keluarganya.

"Oh iya udah sampai alhamdulilah," kata Abdul saat menelpon Adi.

Terjadi Banjir di wilayah RW 08 Kelurahan Cawang, Jakarta Timur dengan ketinggian air yang masuk pemukiman warga paling parah mencapai 2 meter. Air di kali Ciliwung dekat lokasi banjir mulai meluap sejak pukul 05.00 WIB pagi.

Menurut Ketua RT 08, Zakaria (42) daerahnya menjadi lokasi terdampak banjir paling parah dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Zakaria mengatakan awalnya ia sudah menerima informasi Bendungan Katulampa sudah status siaga satu dari kantor Kelurahan Cawang pada pukul 23.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Jakarta Diperkirakan Surut Jumat Sore

Banjir Jakarta Diperkirakan Surut Jumat Sore

News | Jum'at, 26 April 2019 | 14:28 WIB

Jakarta Banjir, 5 Karung Beras Dikirim ke Cililitan

Jakarta Banjir, 5 Karung Beras Dikirim ke Cililitan

News | Jum'at, 26 April 2019 | 13:26 WIB

Cililitan Banjir 3 Meter, Nenek-nenek Bertahan di Atap Rumah

Cililitan Banjir 3 Meter, Nenek-nenek Bertahan di Atap Rumah

News | Jum'at, 26 April 2019 | 13:15 WIB

Pejaten Banjir, Air Tiba-tiba Meluap Sampai 1 Meter

Pejaten Banjir, Air Tiba-tiba Meluap Sampai 1 Meter

News | Jum'at, 26 April 2019 | 13:03 WIB

Cililitan Banjir 3 Meter, Jalan di Pemukiman Pakai Perahu Karet

Cililitan Banjir 3 Meter, Jalan di Pemukiman Pakai Perahu Karet

News | Jum'at, 26 April 2019 | 12:57 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB