Tingkat Partisipasi Meningkat, Perludem Bicara Sisi Positif di Pemilu 2019

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 27 April 2019 | 17:32 WIB
Tingkat Partisipasi Meningkat, Perludem Bicara Sisi Positif di Pemilu 2019
Diskusi bertajuk 'Silent Killer' di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini meminta pemerintah bersama penyelenggara pemilu melakukan evaluasi menyeluruh pasca Pemilu 2019. Titi mengajak semua pihak untuk tidak terburu-buru memisahkan Pilpres dengan Pileg pada Pemilu 2024 mendatang.

Titi menganggap ada sisi positif di Pemilu serentak 2019. Salah satunya adalah angka partisipasi pemilih meningkat dari pemilu sebelumnya.

"Kalau berdasarkan perkembanngn dan laporan sejauh ini lembaga quick count sudah 80 persen lebih tingkat partisipasi pemilih," kata Titi dalam diskusi bertajuk 'Silent Killer' di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019).

Titi kemudian melihat pola yang terjadi pada Pemilu 2019. Menurutnya, masyarakat perkotaan lebih cenderung antusias dengan pelaksanaan pilpres, sedangkan masyarakat yang tinggal di pedesaan hingga pendalaman lebih antusias dengan pelaksanaan pileg.

"Jadi saya kira jangan tergesa-gesa untuk memisahkan antara pemilu DPR dengan pemilu presiden," ujarnya.

"Lakukanlah evaluasi secara menyeluruh melihat sistemnya, variabel-variabel sistemnya, besaran daerah pemilihan dan lain sebagainya dan juga manajemen dan teknis tata kelola, jangan parsial, jangan terburu-buru," sambungnya.

Perludem kemudian mengusulkan apabila anggota legislatif yang berhasil lolos dari pemilu 2019 bekerjasama dengan pemerintah untuk membentuk tim pakar atau kelompok ahli untuk melakukan evaluasi pemilu 2019.

Tim pakar tersebut kata Titi, bisa mempersiapkan draft dari hasil evaluasi tersebut.

"Jadi anti membentuk tim pakar, kelompok pakar yang menyiapkan evaluasi dan juga draft, nanti DPR dan pemerintah tinggal membahas draft," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setuju Usulan Perludem, Gerindra: Sentra Gakkumdu Harus Dibubarkan!

Setuju Usulan Perludem, Gerindra: Sentra Gakkumdu Harus Dibubarkan!

News | Sabtu, 27 April 2019 | 16:56 WIB

Wiranto Sebut Partisipasi Pemilu Capai 80 Persen, PDIP: Angka Dari Mana?

Wiranto Sebut Partisipasi Pemilu Capai 80 Persen, PDIP: Angka Dari Mana?

News | Sabtu, 27 April 2019 | 16:22 WIB

Maruf: Kita Harus Syukuri Pemilu Aman, Negara Lain Sampai Berdarah-darah

Maruf: Kita Harus Syukuri Pemilu Aman, Negara Lain Sampai Berdarah-darah

Banten | Sabtu, 27 April 2019 | 15:56 WIB

Politisi Gerindra Ini Usulkan Presiden Hanya Menjabat Satu Periode

Politisi Gerindra Ini Usulkan Presiden Hanya Menjabat Satu Periode

News | Sabtu, 27 April 2019 | 15:46 WIB

Menteri Keuangan Disebut Tolak Asuransi Untuk KPPS

Menteri Keuangan Disebut Tolak Asuransi Untuk KPPS

News | Sabtu, 27 April 2019 | 15:20 WIB

Terkini

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB