Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?

Iwan Supriyatna, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 29 April 2019 | 11:23 WIB
Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?
Gedung KPU [suara.com/Handita Fajaresta]

Suara.com - Maraknya informasi mengenai kecurangan selama masa Pemilu di media sosial, menuai reaksi beragam dari para warganet. Salah satu warganet bahkan memiliki doa sendiri untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu.

Hal ini diketahui melalui unggahan foto dari Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini melalui media sosial twitter.

Melalui foto yang diunggah pada Senin, (29/4/2019) pukul 05.59 WIB itu seorang warganet mengunggah tulisan pada media sosial facebook yang berisikan doa agar Komisioner KPU dikenakan azab jika terbukti curang.

Dalam tulisan warganet yang tidak ditunjukan namanya oleh Titi itu menyebut jika KPU sengaja curang, maka orang-orang yang terlibat didalamnya seperti para komisioner akan dilaknat dan diazab pedih.

Warganet itu juga berharap azab tersebut juga berlaku bagi keluarga orang-orang KPU seperti istri, anak, bahkan orang tua.

“Apabila KPU dengan sengaja curang dan tidak adil, semoga segera diadzab dan dilaknat oleh Allah SWT, semoga dihinakan hidupnya, keluarganya, anak, istri, dan orang tuanya,” tulis warganet itu.

Namun, warganet itu juga berdoa jika para petugas KPU menjalan tugasnya dengan jujur dan adil, maka mereka akan dilimpahkan rezeki serta derajat yang tinggi di dunia dan akhirat.

Dalam tulisannya, warganet itu mengajak para pembaca agar mengaminkan doa yang ia tulis itu.

“Apabila petugas KPU Jujur dan Adil dalam perhitungan Pilpres kali ini semoga Allah SWT memberikan Rizki yang melimpah, drajat tinggi dunia dan akhirat,” kata warganet itu.

baca juga

Sebagai pengunggah foto, Titi mengaku heran dengan unggahan tulisan berisikan doa warganet itu. Ia menyayangkan doa yang disebut akan melaknat KPU itu akan berlaku bagi keluarga KPU itu. Titi juga mempertanyakan makna dari munculnya doa politik tersebut.

“Kenapa doanya harus seperti ini? Dosa kok disuruh tanggung renteng sampai ke keluarga segala. Fenomena doa politik seperti ini punya makna apa ya?” cuit Titi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Saat Penghitungan Suara, Ketua KPPS di Banyumas Meninggal Dunia

Sakit Saat Penghitungan Suara, Ketua KPPS di Banyumas Meninggal Dunia

Jawa Tengah | Senin, 29 April 2019 | 10:45 WIB

Jawab Pernyataan Mahfud MD, BPN Ungkap Alasan Orang Minang Tak Pilih Jokowi

Jawab Pernyataan Mahfud MD, BPN Ungkap Alasan Orang Minang Tak Pilih Jokowi

News | Senin, 29 April 2019 | 10:16 WIB

Viral TKN Salami Jokowi Sambil Hormat Lalu Tertawa, Sindir Prabowo?

Viral TKN Salami Jokowi Sambil Hormat Lalu Tertawa, Sindir Prabowo?

News | Senin, 29 April 2019 | 10:15 WIB

Terkini

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB