Penumpang Balita Bawa Barang Bagasi Sendiri, Ini Reaksi Lion Air

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 30 April 2019 | 15:52 WIB
Penumpang Balita Bawa Barang Bagasi Sendiri, Ini Reaksi Lion Air
Pesawat Lion Air. (antara)

Suara.com - Corporate Communication Strategic Lion Air Danang Mandala Prihartono membantah perihal kejadian viral penumpang balita diminta untuk membawa barang bagasi sendiri di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Danang memastikan pihaknya telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) dengan benar.

Pernyataan ini diberikan menanggapi hebohnya pengakuan seorang penumpang Lion Air bernama Ariesa Sinaga di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, yang hendak melakukan perjalanan menuju Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Melalui akun Facebook Esa Sinaga Mesha, ia mengaku bila anaknya yang masih balita diminta oleh petugas membawa barang bagasi seberat 7 kilogram sendiri tanpa bantuan orang tua.

Perdebatan mengenai barang bagasi berlangsung alot hingga akhirnya Ariesa Sinaga dan rombongan berjumlah 6 orang ditinggal pesawat.  Ariesa Sinaga pun telah melaporkan ke pihak berwajib namun tak mendapatkan solusi, hingga akhirnya ia terpaksa membeli 6 tiket baru untuk penerbangan berikutnya.

Danang mengatakan, saat proses check-in, penumpang melaporkan tiga bagasi tercatat total 30 kilogram dan empat bagasi kabin. Saat dilakukan pemeriksaan petugas menemukan barang bawaan berjumlah 9 barang bawaan dan telah melebihi batas yang sudah ditentukan untuk dibawa ke dalam kabin.

"Jadi tidak benar (balita diminta bawa bagasi sendiri. Barang bawaan yang menjadi hak anak bisa dibawa atau diwakilkan oleh pendamping atau jika anak bepergian tanpa pendamping dapat dibantu bawakan petugas," kata Danang kepada Suara.com, Selasa (30/4/2019).

Setiap penumpang, kecuali bayi, diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan berat maksimum 7 kilogram dan satu barang pribadi. Danang memastikan, sesuai dengan SOP yang berlaku anak berusia 2 hingga 12 tahun pun diperbolehkan membawa bagasi kabin yang bisa dibawa oleh orang tuanya. 

Melihat barang bagasi milik Ariesa Sinaga telah melebihi kapasitas, petugas pun meminta Ariesa Sinaga untuk memasukkannya ke dalam bagasi pesawat, namun Ariesa Sinaga menolak hal itu. Ariesa Sinaga dan keluarga pun menjadi penumpang terakhir yang belum memasuki pesawat.

"Dikarenakan waktu keberangkatan sudah sesuai, penumpang tidak segera masuk ke pesawat dan pertimbangan upaya Lion Air menjaga kinerja ketepatan waktu, pilot memutuskan pesawat pada penerbangan JT-911 tutup pintu serta bersiap lepas landas," ungkap Danang.

Danang pun mengimbau agar kejadian serupa tak terjadi, penumpang dapat melakukan check-in lebih awal paling tidak 120 menit sebelum jadwal penerbangan di terminal keberangkatan bandara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?

Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?

News | Senin, 29 April 2019 | 11:23 WIB

Viral TKN Salami Jokowi Sambil Hormat Lalu Tertawa, Sindir Prabowo?

Viral TKN Salami Jokowi Sambil Hormat Lalu Tertawa, Sindir Prabowo?

News | Senin, 29 April 2019 | 10:15 WIB

Viral di Medsos Foto Saluran Susu Wanita, para Ahli Ungkap Faktanya

Viral di Medsos Foto Saluran Susu Wanita, para Ahli Ungkap Faktanya

Health | Minggu, 28 April 2019 | 08:27 WIB

Terkini

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:08 WIB

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB