Sandiaga Klaim Madu Tani OKE OCE Bisa Bikin Kuat Petugas Pantau Pemilu

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 30 April 2019 | 22:12 WIB
Sandiaga Klaim Madu Tani OKE OCE Bisa Bikin Kuat Petugas Pantau Pemilu
Cawapres Sandiaga Uno (Suara.com/Ria Rizki Nirmala)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memantau penghitungan suara C1 di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019). Dalam kesempatan itu, Sandiaga meminta kepada relawannya untuk membagikan madu kepada petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sedang bertugas.

Awalnya, Sandiaga sempat disambut oleh relawannya yang juga bertugas di lokasi. Setelah disambut Sandiaga langsung ditawarkan segelas madu asli dari Riau yang sudah disiapkan oleh petugas.

"Ini madunya yang diberikan kepada para saksi dan petugas. Madu awak tanen ini dari Riau bagian dari OKE OCE tani untuk memastikan tidak ada lagi yang jatuh sakit para tim PPK, saksi, relawan dan masyarakat," kata Sandiaga.

Permintaan Sandiaga terkait dengan madu yang harus diberikan kepada seluruh petugas yang sedang bekerja ialah untuk bisa memberikan asupan yang baik. Pasalnya, Sandiaga melihat ruangan yang digunakan para petugas PPK itu kurang udara yang sejuk karena tidak adanya penyejuk udara atau air conditioner (AC) dan mengkhawatirkan para petugas itu kemudian menjadi dehidrasi.

Selain itu Sandiaga juga meminta kepada seluruh petugas yang masih bekerja untuk tetap jaga kesehatan. Saat sedang menjalani kunjungan tersebut, Sandiaga tidak bisa menemui kepala PPK karena sedang jatuh sakit.

"Madu ini mudah-mudahan para petugas saksi jadi semangat dan tadi karena tidak ada air conditioner, tidak ada ber-AC jangan lupa minum yang cukup, diingatkan supaya tidak ada yang dehidrasi dan saksi semuanya dibagiin madunya jaga stamina dan kesehatan," ujarnya.

Soal penghitungan suara sendiri, Sandiaga mendapatkan laporan bahwa PPK Kecamatan Matraman melakukan rekapitulasi suara dari 499 TPS. Hingga dalam waktu kunjungannya, baru ada enam kelurahan yang telah rampung dihitung suaranya. Sandiaga pun bersyukur apabila rekapitulasi suara sementara di PPK tersebut mengungguli dirinya bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Alhamdulillah hasilnya baik buat Prabowo - Sandiaga dan kita sampaikan insyaallah pleno berlangsung lancar dan kita apresiasi kepada semua relawan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Baliho Ucapan Selamat Diturunkan, Sandiaga: Ketidakadilan Zaman Old

Kecewa Baliho Ucapan Selamat Diturunkan, Sandiaga: Ketidakadilan Zaman Old

News | Selasa, 30 April 2019 | 20:17 WIB

Jokowi Berwacana Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Harus Ada Referendum

Jokowi Berwacana Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Harus Ada Referendum

News | Selasa, 30 April 2019 | 18:09 WIB

Dikabarkan Masuk Parlemen, Sandiaga Sebut Ahmad Dhani Pejuang Demokrasi

Dikabarkan Masuk Parlemen, Sandiaga Sebut Ahmad Dhani Pejuang Demokrasi

News | Selasa, 30 April 2019 | 17:24 WIB

Wacana Temui Ma'ruf saat Ramadan, Sandiaga: Bulan Puasa Penuh Pengampunan

Wacana Temui Ma'ruf saat Ramadan, Sandiaga: Bulan Puasa Penuh Pengampunan

News | Senin, 29 April 2019 | 16:41 WIB

Senang Kupingnya Dibersihkan, Sandiaga Rutin Cukur Rambut di Glodok

Senang Kupingnya Dibersihkan, Sandiaga Rutin Cukur Rambut di Glodok

News | Senin, 29 April 2019 | 13:52 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×