Dianggap Dukung Pelecehan, Ustaz Ini Disemprot Politikus Wanita

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Rabu, 01 Mei 2019 | 13:00 WIB
Dianggap Dukung Pelecehan, Ustaz Ini Disemprot Politikus Wanita
Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]

Suara.com - Sebagai seorang wanita, tentunya terserah kita ingin mengenakan pakaian seperti apa. Dan, penyintas pelecehan seksual seharusnya tidak disalahkan atas apa yang dia kenakan.

Kendati begitu, seorang ustaz asal Malaysia tidak sependapat dengan hal tersebut. Dia malah mengatakan perempuan yang tidak menutup aurat memang laik dilecehkan.

Video momen ketika sang ustaz mengucapkan pendapat kontroversial itu dibagikan oleh akun jejaring sosial Twitter milik Dyana Sofya, seorang politikus Malaysia, pada Senin (29/4/2019).

Dalam kicauan yang viral itu, diunggah sebuah video yang memperlihatkan sang ustaz berbicara di depan jemaah muslimah dalam sebuah aula. Diduga, itu merupakan acara pernikahan.

Tapi, yang bikin syok adalah ucapan yang terlontar dari mulut sang ustaz. Mengarah ke ucapan tersebut, sang ustaz dinilai mendukung adanya pelecehan seksual terhadap wanita.

"Perempuan yang tak tutup aurat memang layak dicabul dan dizina," ucap ustaz tersebut seperti terdengar di menit 1.20 dalam video itu.

Sebelum mengucapkan hal tersebut, dia berkata kepada jemaah bahwa seorang wanita muslimah harus menutup aurat, kecuali wajah dan tangan, untuk mencegah hal-hal yang tak dinginkan.

Dia lalu memberikan contoh banyak wanita yang tidak menutup aurat. Menurut dia, ada yang menutup aurat, tapi pakaiannya ketat. Dia juga mengatakan ada yang mengenakan baju kurung, tapi kainnya transparan ketika disinari matahari.

Sang ustaz juga mengatakan bahwa ketika wanita berdandan seperti ini, dia menarik perhatian banyak orang. Dan, imbuh sang ustaz, saat itulah para pria bernafsu kepadanya.

Dyana Sofya yang mengunggah video tersebut, berkicau bahwa ustaz tersebut mendukung adanya pelecehan seksual terhadap wanita.

"Kepada ustaz, apa yang salah di masyarakat bukan tentang apa yang mereka kenakan, tapi: 1) Kurangnya sikap Anda menghargai sesama; 2) Mental Anda melecehkan wanita; 3) Anda pikir Anda sudah benar dan suci mengajarkan masyarakat seperti itu," cuit Dyana Sofya.

Dyana Sofya juga berkicau tak ada satu orang pun yang pantas dilecehkan, "bahkan ketika dia berjalan tanpa busana di hadapan publik di siang hari. Pakaian bukan indikasi seksual, dasar barbar."

"Pakaian wanita bukanlah hal yang mengundang hasrat pria untuk melakukan pelecehan seksual, tapi guru-guru seperti Anda yang justru mengundang mereka bersikap demikian," cuit Dyana Sofya.

Banyak warganet merasa jijik dengan postingan yang tembus 1.000 lebih retweet tersebut. Mereka pun melayangkan kritik dan hujatan kepada pemuka agama itu.

"Terkejut dan benar-benar jijik dengan komentar 'ustaz' ini. Sejak kapan wanita membutuhkan validasi dari pria tentang pakaian apa yang boleh atau tidak? Mentalitas semacam ini sakit sampai ke inti!” seru seorang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Menantu Ngidam, Pasangan Orangtua Kejar Truk Milo di Jalan Tol

Demi Menantu Ngidam, Pasangan Orangtua Kejar Truk Milo di Jalan Tol

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 09:09 WIB

Korban Pelecehan Seksual di Kereta Temui Pihak PT KAI, Ini Hasilnya

Korban Pelecehan Seksual di Kereta Temui Pihak PT KAI, Ini Hasilnya

News | Selasa, 30 April 2019 | 17:10 WIB

Namanya Salah Sejak Kecil, Petugas Damkar Ini Selalu Dikira Dokter

Namanya Salah Sejak Kecil, Petugas Damkar Ini Selalu Dikira Dokter

News | Selasa, 30 April 2019 | 16:00 WIB

Juragan Kosmetik Terkenal Merotan Anak Karena Lepas Hijab, Warganet Murka

Juragan Kosmetik Terkenal Merotan Anak Karena Lepas Hijab, Warganet Murka

News | Selasa, 30 April 2019 | 11:29 WIB

Pelaku Pelecehan Seksual di MRT Akan Diseret ke Ranah Hukum

Pelaku Pelecehan Seksual di MRT Akan Diseret ke Ranah Hukum

News | Selasa, 30 April 2019 | 05:22 WIB

Terkini

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB

Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:52 WIB