Siapa Demonstran Hitam-hitam saat Aksi May Day 2019?

Reza Gunadha

Rabu, 01 Mei 2019 | 19:58 WIB
Siapa Demonstran Hitam-hitam saat Aksi May Day 2019?
[dokumentasi]

"Itu jendela yang pecah, bukan kehidupan. Kekerasan justru dari perusahaan-perusahaan kapitalistik. Mereka merusak lingkungan, mereka menghancurkan kehidupan kita semua. Jadi, siapakah yang melakukan aksi vandal sebenarnya?”

Anarkisme di Indonesia

Edward Douwes Dekker alias Multatuli disebut oleh kaum anarkis sebagai inspirator pertama gerakan mereka di Indonesia.

Sebab, teks-teks Multatuli memberikan pengaruh signifikan terhadap pekerja anarkis dan sindikalis di Belanda pada awal abad ke-20.

Hal itu terekam dalam buku karya M Welcker tahun 1992 berjudul ”Eduard Douwes Dekker, Biografisch Woordenboek van het Sosialisme en de Arbeiderbeweging di Nederland.” (hal 45-58).

Penulis Belanda, K van Dijk, dalam buku terbit tahun 2007 berjudul The Nederlands Indies and the Great War 1914–1918, mengutip pernyataan anggota Indian Social Democratic Union yang menyebut Douwes Dekker sebagai ’Nasionalis  Anarkis’ (hal 47-50).

Sementara anarkisme sebagai praktik perjuangan, juga terekam ada  di Indonesia pada masa pergerakan pra-kemerdekaan.

Misalnya, dalam surat kabar lokal Surabaya, Jawa Timur, yakni Soerabaijasch Nieuwsblad, menuliskan artikel tentang pemberotakan anggota Serikat Tentara dan Pelaut (Union of Soldiers and Sailors), November 1918.

Mereka melawan institusi angkatan laut kerajaan Belanda dan mendirikan dewan tentara dan pelaut. Terdapat pengaruh anarkis dalam gerakan tersebut terekam dalam barisan kalimat artikel Soerabaijasch Nieuwsblad yang menyebutkan: ”Ada pelaut yang sangat muda dengan ide anarkis yang jelas”.

baca juga

Sementara mengenai kelompok anarkis pertama di Indonesia, berdasarkan buku sejarah, muncul antara tahun 1914-1916. Hal terebut terdapat dalam buku  Review of the Anarchist Movement in the South Seas.

Pada buku itu, terdapat bukti publikasi anarkis China tahun 1927, bahwa ada kelompok mereka yang menyebar propaganda anarkisme di Hindia Belanda dengan mendirikan surat kabar Minsheng (Suara Rakyat) tahun 1927.

Namun, pada era awal setelah Indonesia merdeka, kaum anarkis di Indonesia tak memunyai peran signifikan.

Bahkan, Presiden Soekarno sempat mengkhawatirkan kecenderungan alias tendensi anarko-sindikalisme di Partai Buruh Indonesia, seperti terdapat dalam buku GA van Klinken tahun 2003, berjudul Minorities, Modernity and the Emerging Nation. Christians in Indonesia, a Biographical Approach. (hal 193).

Gerakan anarkisme di Indonesia kembali mencuat sejak era 1990-an, melalui menjamurnya komunitas-komunitas musik punk dan hardcore.

Kekinian, banyak dari kelompok anarkis di Indonesia melakukan kerja-kerja pengorganisasian di tingkat akar rumput, terutama pada kaum petani dan buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Bebaskan Dua Aktivisnya, FMN dan Kasbi Datangi Polrestabes Surabaya

Desak Bebaskan Dua Aktivisnya, FMN dan Kasbi Datangi Polrestabes Surabaya

Jatim | Rabu, 01 Mei 2019 | 19:08 WIB

Pengacara HAM Kecam Aksi Pemukulan Demonstran Anarkis Saat May Day Bandung

Pengacara HAM Kecam Aksi Pemukulan Demonstran Anarkis Saat May Day Bandung

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 19:22 WIB

Aksi May Day di Papua, Pemerintah Dituntut Selesaikan Kasus Buruh Freeport

Aksi May Day di Papua, Pemerintah Dituntut Selesaikan Kasus Buruh Freeport

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 18:44 WIB

Aksi May Day Sempat Ricuh dekat Bundaran HI, Pagar Pembatas Jalan Roboh

Aksi May Day Sempat Ricuh dekat Bundaran HI, Pagar Pembatas Jalan Roboh

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 18:41 WIB

Terkini

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M

Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:21 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?

Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:15 WIB

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:12 WIB

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:10 WIB

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:01 WIB

×