Ketua GNPF Ulama: Kami Pantang Menyerang Sesama Umat, Apalagi Sesama Agama

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 06 Mei 2019 | 18:25 WIB
Ketua GNPF Ulama: Kami Pantang Menyerang Sesama Umat, Apalagi Sesama Agama
Ulama dan pemikir Islam dari berbagai organisasi massa, menggelar acara Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim untuk Kemaslahatan Umat, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019) malam. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak menegaskan pihak tidak pernah mempersoalkan penyelenggaraan acara Multaqo Ulama yang dihadiri 600 ulama se-Indonesia. Yusuf menuturkan, GNPF Ulama tidak pernah mengganggu pihak lain yang ingin mengadakan acara.

"Siapa yang mau buat acara dengan tema apapun silahkan saja, kami tidak punya hak dan berkapasitas menolak hasilnya, begitu juga setiap acara-acara kami," kata Yusuf saat dihubungi wartawan, Senin (6/5/2019).

Yusuf kemudian menyinggung soal hasil Ijtimak Ulama III yang dinilainya menilai kekuatan sangat besar untuk mempersatukan umat.

Menurutnya, Ijtimak Ulama yang dihasilkan oleh GNPF Ulama tidak pernah melanggar konstitusi.

"Dan gerakan kami di bawah komando icon utama Habib berskala internasional adalah Habib Muhammad Rizeiq Syihab. Ulama, Habaib dan tokoh-tokoh nasional yang bersama kami adalah umat yang berakidah Ahlusunnah Waljamaah," ujarnya.

"Kami anti dan pantang saling menyerang sesama umat apalagi sesama agama," Yusuf menegaskan.

Ulama dan pemikir Islam dari berbagai organisasi massa, menggelar acara Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim untuk Kemaslahatan Umat, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019) malam. [Suara.com/Fakhri]
Ulama dan pemikir Islam dari berbagai organisasi massa, menggelar acara Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim untuk Kemaslahatan Umat, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019) malam. [Suara.com/Fakhri]

Untuk diketahui, ulama dan pemikir Islam dari berbagai organisasi Islam menggelar acara Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim untuk Kemaslahatan Umat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019) malam. Acara tersebut dihadiri oleh sedikitnya 600 ulama.

Dalam Multaqo ini, para Ulama tersebut melakukan diskusi panel atau ceramah dengan tema yang berbeda-beda. Selain itu acara juga dimeriahkan dengan penampilan dari Sam 'Bimbo', Haddad Alwi dan berbagai seni tari dari Timur.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan bahwa multaqo atau pertemuan ulama kali ini bukan pertemuan politik. Ia menyebut tujuan Multaqo ini untuk menyambut bulan Ramadan.

“Sekali lagi bukan pertemuan politik. Pertemuan para ulama dalam rangka menyongsong bulan puasa agar bangsa Indonesia tenang, aman, ukhuwah persaudaraan,” kata Said Aqil di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Sabtu (4/5/2019) dini hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MCM Indonesia: Ijtimak Ulama III Pemecah Bangsa dan Inkonstitusional!

MCM Indonesia: Ijtimak Ulama III Pemecah Bangsa dan Inkonstitusional!

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 13:56 WIB

Ini Delapan Rekomendasi Multaqo Ulama yang Dihadiri Ketua PBNU

Ini Delapan Rekomendasi Multaqo Ulama yang Dihadiri Ketua PBNU

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 12:20 WIB

Said Aqil Tegaskan Multaqo Ulama bukan Pertemun Politik

Said Aqil Tegaskan Multaqo Ulama bukan Pertemun Politik

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 05:44 WIB

Soal Ijtimak Ulama III, Ketua PBNU: Alim Ulama itu Bukan Sekadar Pakaian

Soal Ijtimak Ulama III, Ketua PBNU: Alim Ulama itu Bukan Sekadar Pakaian

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 23:07 WIB

Yusuf Martak Heran, Nilai Luhut Selalu Turun di Setiap Masalah

Yusuf Martak Heran, Nilai Luhut Selalu Turun di Setiap Masalah

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 16:09 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB