Tujuh Anggota Gengster Konvoi Bawa Senjata Tajam di Cakung Dibekuk Polisi

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 07 Mei 2019 | 13:09 WIB
Tujuh Anggota Gengster Konvoi Bawa Senjata Tajam di Cakung Dibekuk Polisi
Polisi meringkus kelompok gengster yang membuat resah warga dengan berkonvoi di Jalan Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur. (Foto dok. polisi)

Suara.com - Kelompok gengster membuat resah warga dengan berkonvoi di Jalan Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu (5/5/2019) dini hari. Aksi tersebut sempat viral di media sosial Instagram.

Dalam video yang telah beredar luas, anggota gengster yang masih dibawah umur tersebut menenteng senjata tajam saat berkonvoi dengan sepeda motor dan saling berboncengan.

Tak butuh waktu lama, polisi pun menangkap anggota gengster tersebut pada Senin (6/5/2019). Para remaja tersebut berinisial GH (16), MR (17), IR (17), W (16), KJ (21), RF (18) dan AS (16).

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Ady Wibowo menuturkan, anak baru gede (ABG) tersebut awalnya janjian untuk berkumpul. Mereka menerima pesan berantai untuk melakukan aksi tawuran di malam hari.

"Pelaku ketika di rumahnya dari sore hari telah menerima pesan broadcast WhatsApp untuk ngumpul-ngumpul dan tawuran," ujar Ady saat dikonfirmasi, Selasa (7/5/2019).

Ady mengatakan, para anggota gengster ini membawa sejumlah senjata tajam mulai dari celurit, samurai, hingga gergaji es balok. Bermodalkan senjata tersebut, mereka menantang warga sekitar untuk duel.

"Namun tidak ada warga yang terpancing sehingga para pelaku berputar-putar jalan umum dengan berteriak sambil mengacungkan sajam," jelasnya.

Senjata tajam yang digunakan kelompok gengster saat konvoi di Jalan Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur. (Foto dok. polisi)
Senjata tajam yang digunakan kelompok gengster saat konvoi di Jalan Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur. (Foto dok. polisi)

Terkait viral video tersebut, Ady mengatakan para anggota tersebut yang merekam. Tak hanya itu, mereka juga yang memviralkan di media sosial.

"Perbuatan tersebut di rekam oleh para pelaku yang akhirnya mereka viralkan di media sosial," kata Ady.

Saat ini para anggota gengster tersebut masih diperiksa di Polsek Cakung. Polisi masih mendalami motif para pelaku apakah untuk melakukan tawuran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawuran di Jatinegara Tewaskan Satu Orang, Polisi Tangkap Pembacok Remaja

Tawuran di Jatinegara Tewaskan Satu Orang, Polisi Tangkap Pembacok Remaja

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:31 WIB

Tim Pemburu Preman Amankan Lima Remaja Tawuran di Kembangan

Tim Pemburu Preman Amankan Lima Remaja Tawuran di Kembangan

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 16:40 WIB

Tawuran di Tambora, Polisi Amankan 8 Pelaku dan Senjata Tajam

Tawuran di Tambora, Polisi Amankan 8 Pelaku dan Senjata Tajam

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 11:48 WIB

Malam Ramadan, Puluhan Remaja Bekasi Malah Sibuk Hendak Tawuran

Malam Ramadan, Puluhan Remaja Bekasi Malah Sibuk Hendak Tawuran

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 13:59 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB