Harga Tiket Pesawat Melambung, Warganet Serukan #PecatBudiKarya

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 07 Mei 2019 | 17:33 WIB
Harga Tiket Pesawat Melambung, Warganet Serukan #PecatBudiKarya
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Sumsel, Sabtu (6/4/2019). (Suara.com/Andhiko Tungga Alam)

Suara.com - Jagat media sosial diramaikan dengan kemunculan tagar #PecatBudiKarya. Warganet mendesak agar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dicopot dari jabatannya lantaran gagal menerapkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat domestik.

Dari hasil penelusuran Suara.com, Selasa (7/5/2019). Tagar ini langsung menduduki posisi pertama sebagai topik terhangat yang paling banyak dibicarakan di media sosial Twitter. Setidaknya ada lebih dari 26 ribu cuitan warganet yang menggunakan tagar ini.

Banyak warganet yang mengeluhkan harga tiket domestik semakin melangit. Kenaikan tarif yang dirasakan oleh para penumpang meningkat hingga dua kali lipat dari tarif normal.

Kementerian Perhubungan pun melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Dari rapat tersebut, Kementerian Perhubungan diberi waktu selama satu pekan untuk mengevaluasi Tarif Batas Atas.

Dengan penetapan Tarif Batas Atas penerbangan kelas ekonomu, diharapkan dapat menekan harga tiket pesawat. Terlebih harga tiket pesawat diprediksi semakin melangit menjelang mudik lebaran 2019.

"Atas saran Pak Darmin saya akan mengevaluasi batas atas dalam satu minggu ini akan kita evaluasi. Kalau batas atasnya bisa turun otomatis tidak ada lagi yang tinggi, itu akan turun dan otomatis yang lain lebih turun lagi," kata Menteri Budi Karya Sumadi di Bandung, Selasa.

Tagar #PecatBudiKarya trending topic di Twittet (Twitter)
Tagar #PecatBudiKarya trending topic di Twittet (Twitter)

Meski demikian, warganet menilai kinerja Menteri Budi Karya Sumadi masih kurang optimal. Terlebih warganet juga mengeluhkan perubahan tarif ojek online yang semakin tinggi.

Warganet pun mendesak agar Menteri Budi Karya SUmadi mundur dari jabatannya bila tidak mampu membenahi masalah tiket pesawat dan tarif ojek online.

"Gimana orang Indonesia mau explore keindahan alam di Papua kalau tiket kesini lebih mahal daripada keluar negeri. Yaa pada milih keluar negeri lah," kata @cicicuuidh.

baca juga

"Menteri hanya omdo saja, bilang mau menegakkan harga tiket untuk rakyat, nyatanya palsu dan munafiuk harga tiket makin melambung tinggi," ujar @herculeswakwar.

"Mengapa urusan menurunkan harga tarif bawah anda seperti melempem. Ada apa?" ujar @pinkanresti.

"Gimana mau jalan-jalan semua tiket mahal," kata @mone_robby.

"Ini sebagai bentuk protes kita atas kinerja buruknya yang tidak bisa mengatasi harga tiket pesawat, tarif ojol dan lainnya," ungkap @otoy_theb.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Ditarget Seminggu Ini Harus Turunkan Harga Tiket Pesawat

Kemenhub Ditarget Seminggu Ini Harus Turunkan Harga Tiket Pesawat

Bisnis | Senin, 06 Mei 2019 | 13:00 WIB

Pemerintah Upayakan Harga Tiket Pesawat Turun Sebelum Lebaran

Pemerintah Upayakan Harga Tiket Pesawat Turun Sebelum Lebaran

Bisnis | Senin, 06 Mei 2019 | 12:30 WIB

Puasa Hari Pertama, 2 Menteri Sambangi Darmin Bahas Mahalnya Tiket Pesawat

Puasa Hari Pertama, 2 Menteri Sambangi Darmin Bahas Mahalnya Tiket Pesawat

Bisnis | Senin, 06 Mei 2019 | 10:48 WIB

Terkini

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:32 WIB

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×