Situs DPP Demokrat: Prabowo Harus Jujur, Benarkah Punya Bukti Menang?

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 13 Mei 2019 | 09:22 WIB
Situs DPP Demokrat: Prabowo Harus Jujur, Benarkah Punya Bukti Menang?
Jansen Sitindaon (kiri depan), Rachland Nashidik (kanan depan), dan Andi Arief (di belakang Rachland) beserta para kader utama Partai Demokrat. (ist)

Suara.com - Sebuah tajuk panjang bercokol di 'kabar terkini' laman situs resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Tulisan tersebut memotret fenomena politik yang terjadi dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Tertulis, tajuk panjang tersebut diracik olek tiga kader Partai Demokrat. Mereka adalah Wakil Sekretaris Jenderal Andi Arief, Ketua DPP Jansen Sitindaon, dan Wasekjen Rachland Nashidik.

Tajuk tersebut dipublikasikan pada Jumat 10 Mei 2019 dan berada di kolom 'kabar terkini' dari situs yang bertuliskan milik Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Salah satu bagian dalam tulisan tersebut menekankan kepada pentingnya kejujuran. Tujuannya agar kebenaran dan keadilan benar-benar tegak di Indonesia.

Tulisan tersebut juga meminta calon presiden nomor 2 Prabowo Subianto jujur terkait bukti bahwa dirinya menang 62 persen. Hal ini mengacu kepada klaim kemenangan Prabowo.

"Prabowo harus jujur, benarkah dia punya bukti nyata dan kuat bahwa dirinya menang 62 persen. Kalau tidak dosanya luar biasa. Karena, akibat pernyataan Prabowo itu jutaan orang meyakini dan bahkan siap mati untuk membela Prabowo, jika dia dinyatakan kalah oleh KPU. Bayangkan kalau jutaan orang itu nanti benar-benar nekad, melakukan perlawanan fisik dan akhirnya menjadi korban karena mempertahankan keyakinan yang salah, siapa yang bertanggung jawab? Tentu Prabowo," demikian nukilan dari tulisan tersebut.

Tulisan itu juga meminta calon presiden petahana Joko Widodo dan pemerintahannya jujur. Hal ini terkait dugaan kecurangan yang dituduhkan sejumlah pihak.

"Jokowi dan para pemimpin negara dan pemerintahan juga harus jujur. Benarkah pemilu ini tak ada kecurangan sama sekali. 100 persen jujur dan adil. Benar atau tidak benar tuduhan yang dilontarkan berbagai pihak, terutama tentunya yang berasal dari kubu Prabowo, bahwa terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan lembaga-lembaga negara, pusat maupun daerah, termasuk TNI, Polri dan BIN, penyimpangan penggunaan keuangan negara, utamanya BUMN-BUMN, dan penyalahgunaan lembaga-lembaga penegak hukum yang semuanya bertujuan untuk memenangkan Jokowi dan partai-partai politik tertentu. Kalau semua tuduhan itu isapan jempol, tak terjadi sama sekali, rakyat bersyukur bahwa pemilu ini benar-benar jujur dan adil," demikian kutipan dari tulisan itu.

Hasil bidik layar situs DPP Demokrat.
Hasil bidik layar situs DPP Demokrat.

Pun tulisan itu menasihati agar pihak Prabowo Subianto tidak perlu sengit memvonis bahwa ada kecurangan di Pemilu 2019. Semua harus tunduk pada bukti.

baca juga

"Pihak Prabowo pun tak perlu sengit dan memvonis bahwa Pemilu 2019 ini curang. Semua harus tunduk pada bukti," demikian cuplikan dari tulisan itu.

Tulisan itu juga menyoroti sikap kesatria Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketika kalah dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017.

Pun disorot pula adanya perundungan kepada AHY setelah memenuhi undangan Presiden Joko Widodo. Kehadiran AHY diklaim dalam kapasitas sebagai pribadi, bukan mewakili partai atau koalisi.

"AHY “dibully” habis oleh pihak-pihak yang marah karena AHY bersedia memenuhi undangan Presiden Jokowi dalam kapasitasnya sebagai pribadi. Tidak mewakili Partai Demokrat dan juga tidak merepresentasikan kubu Prabowo. Inisiatif untuk bertemu Presiden Jokowi bukan berasal dari dirinya dan juga jelas bukan dari SBY. AHY, yang juga “ber-DNA SBY” senantiasa menghormati pemimpinnya, Presiden Republik Indonesia, yang sedang mengemban tugas saat ini. Karenanya, dengan niat baik AHY memenuhi undangan itu karena dia juga meyakini bahwa Jokowi juga memiliki niat yang baik. AHY tahu bahwa pertemuan itu bakal menuai pro dan kontra, namun risiko itu nampaknya diambil tanpa keraguan apapun. Bagi pihak yang mengeluarkan sumpah serapah terhadap AHY saat ini berangkat dari pemikiran bahwa siapapun yang mengusung Prabowo harus mati-matian membela Prabowo tanpa reserve. Salah atau benar. Right or wrong," demikian dikutip dalam tulisan itu.

Berikut tulisan lengkapnya seperti dikutip SUARA.com dari laman situs resmi Partai Demokrat, Senin (13/5/2019):

JOKOWI, PRABOWO & AHY SIAPA JUJUR, SIAPA KESATRIA ?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Terakhir Pleno KPU Banten, Saksi Demokrat Walk Out

Hari Terakhir Pleno KPU Banten, Saksi Demokrat Walk Out

Banten | Minggu, 12 Mei 2019 | 22:42 WIB

Politisi Demkrat Ajak Jokowi dan Prabowo Bentuk Tim Investigasi Pemilu 2019

Politisi Demkrat Ajak Jokowi dan Prabowo Bentuk Tim Investigasi Pemilu 2019

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 14:21 WIB

Sandiaga Sayangkan Ucapan Wakil Ketua Umum Gerindra yang Usir Demokrat

Sandiaga Sayangkan Ucapan Wakil Ketua Umum Gerindra yang Usir Demokrat

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 05:05 WIB

Arief Poyuono Usir Demokrat, Hinca: Kami Solid

Arief Poyuono Usir Demokrat, Hinca: Kami Solid

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 01:05 WIB

Arief Poyuono Usir Demokrat dari Koalisi Prabowo, Jansen: Ngaca!

Arief Poyuono Usir Demokrat dari Koalisi Prabowo, Jansen: Ngaca!

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 20:08 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×