Ngaku Asal Palestina, Pria Ini Kecam Aksi Marah Minta Sumbangan di Aceh

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Senin, 13 Mei 2019 | 13:48 WIB
Ngaku Asal Palestina, Pria Ini Kecam Aksi Marah Minta Sumbangan di Aceh
Pria mengaku asal Palestina mengecam peminta sumbangan di Aceh - (YouTube)

Suara.com - Aksi marah-marah peminta sumbangan di sebuah minimarket di Aceh menuai reaksi kecaman dari seorang pria yang mengaku berasal dari Palestina.

Belum lama ini beredar video yang memperlihatkan sejumlah pria berpakaian gamis dengan syal bendera Palestina serta beberapa orang berbaju koko meminta sumbangan di sebuah minimarket di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Keributan terjadi dalam video itu ketika seorang pria marah-marah pada kasir minimarket karena masalah jumlah sumbangan.

Pria itu tak terima diberi Rp1.000. Ia merasa dilecehkan dengan uang tersebut. Saat aksi prostes itu berlangsung, terdengar suara beberapa botol minuman ringan yang berjatuhan.

"Ini pelecehan ini, Rp1.000 kalian kasih sedekah, bukan untuk kami. Pedagang sayur, ya, pedagang sayur, Rp100 ribu dikasih," seru pria yang mengenakan syal bendera Palestina.

Video itu seketika viral sejak Sabtu (11/5/2019) dan mendapat berbagai komentar dari warganet, termasuk seorang pria yang mengaku berasal dari Palestina.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu mengaku malu pada bapak yang marah-marah saat meminta sumbangan, apalagi dengan bendera Palestina yang menggantung di lehernya. Dia menilai si peminta sumbangan bersikap layaknya preman dan tak pantas membawa-bawa bendera Palestina.

"Itu orang yang megang bendera Palestina dan ngamuk-ngamuk di minimarket itu tidak layak megang bendera Palestina. Saya orang asli Palestina," katanya.

"Aku orang Palestina, saya tidak setuju dengan cara preman. Orang yang di Aceh itu caranya cara preman. Kita orang Palestina, kita malu melihat bendera kami itu dibawa sama orang preman. Lebih baik jangan bawa nama agama Islam. Lebih baik jangan bawa bendera Palestina. Paham enggak?" lanjut pria yang terdengar cukup fasih berbicara dalam Bahasa Indonesia itu.

Ia juga memberi nasihat tentang sedekah, yang menurutnya tidak sesuai dengan perilaku pria di Aceh itu.

"Sedekah itu kepada dasarnya adalah dari jiwa, dari hati, ikhlas, ikhlas. Bukan berapa nominalnya. Yang lu ngamuk-ngamuk mintanya seratus ribu. Siapa anda untuk minta seratus ribu?" ujarnya.

"Kita bangsa Palestina tidak pernah meminta, ikhlas apa yang Anda beri," tambah pria yang mengatakan tinggal di Karawaci, Tangerang sebagai penjual nasi kebuli itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Raup 2,4 Juta Suara di Aceh, Jokowi Cuma 404 Ribu

Prabowo Raup 2,4 Juta Suara di Aceh, Jokowi Cuma 404 Ribu

News | Senin, 13 Mei 2019 | 11:36 WIB

Viral Sedekah di Minimarket, Tofa: Mau Nyaman Bisnis, Paham Lingkungan

Viral Sedekah di Minimarket, Tofa: Mau Nyaman Bisnis, Paham Lingkungan

News | Senin, 13 Mei 2019 | 09:59 WIB

Marah-marah di Indomaret karena Uang Rp 1.000, Jafar Quba: Kami Minta Maaf

Marah-marah di Indomaret karena Uang Rp 1.000, Jafar Quba: Kami Minta Maaf

News | Senin, 13 Mei 2019 | 06:42 WIB

Dugaan Penggelembungan Suara di Aceh Besar Disampaikan Partai Aceh

Dugaan Penggelembungan Suara di Aceh Besar Disampaikan Partai Aceh

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 23:41 WIB

Mengharukan, Gadis Cilik Ini Relakan Tabungan Hajinya Demi Rakyat Palestina

Mengharukan, Gadis Cilik Ini Relakan Tabungan Hajinya Demi Rakyat Palestina

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 19:08 WIB

Money Politic Rp 1 Juta ke Rakyat Aceh, Ferdinad: Akal Hasto Kenapa Kurang?

Money Politic Rp 1 Juta ke Rakyat Aceh, Ferdinad: Akal Hasto Kenapa Kurang?

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 13:14 WIB

Viral Sumbangan Rp 1000, Pria Berbaju Putih Ini Marahi Karyawan Indomaret

Viral Sumbangan Rp 1000, Pria Berbaju Putih Ini Marahi Karyawan Indomaret

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 10:03 WIB

Terkini

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:39 WIB

Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB

Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:37 WIB