Viral Sedekah di Minimarket, Tofa: Mau Nyaman Bisnis, Paham Lingkungan

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 13 Mei 2019 | 09:59 WIB
Viral Sedekah di Minimarket, Tofa: Mau Nyaman Bisnis, Paham Lingkungan
Mustofa Nahra. [Instagram]

Suara.com - Rekaman viral sumbangan di sebuah minimarket di Aceh menuai tanggapan dari anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya.

Dalam video tersebut, seorang pria mengenakan gamis terlihat meminta sumbangan ke pegawai minimarket. Dia marah-marah karena hanya diberikan sumbangan Rp 1.000.

Alih-alih mengecam amarah pria tersebut, Mustofa Nahra malah menyentil pemilik minimarket yang dinilai tidak sensitif dengan penduduk sekelilingnya.

Dia menasihati agar pihak minimarket paham lingkungan, jika ingin nyaman berbisnis serta tidak mengeruk duit rakyat lalu kabur ke luar negeri kalau sudah kenyang.

"Pembeli minimarket, rata-rata penduduk setempat. Kalian ini nggak sensitif. Kalau mau nyaman bisnis, ya sebaiknya paham lingkungan. Jangan kayak pendatang, rakus ngeruk dan makan duit rakyat, lalu kabur ke Singapura kalau dah kenyang," tulis Mustofa Nahra melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @AkunTofa.

Cuitan Mustofa Nahra perihal sumbangan di minimarket. [Twitter]
Cuitan Mustofa Nahra perihal sumbangan di minimarket. [Twitter]

Kicauan itu disampaikan menanggapi sebuah video seorang pria marah-marah di minimarket yang dibagikan oleh warga Twitter dengan akun @RaizHaroon.

"Nih jamaah glodog mon... inilah yg dimaksud @AndiArief__ gerombolan setan gundul.." cuit akun @RaizHaroon.

Sebelumnya, warga dihebohkan engan video yang memperlihatkan dua orang marah-marah di sebuah minimarket karena tidak terima mendapat sedekah hanya Rp 1.000 dari karyawan. Video berdurasi 1 menit 10 detik itu beredar luas di Instagram.

Dalam video tersebut, pria yang tengah berpakaian putih tampak terus melayangkan protes besaran uang yang diterimanya. Pria yang menggunakan syal Indonesia Palestina mengatakan uang yang sedianya untuk sedekah itu dianggap sebagai bentuk pelecehan karena hanya diberikan Rp 1.000.

baca juga

Pria itu kemudian membandingkan uang sedekah yang disebutnya diberikan pedagang sayur sebesar Rp 100 ribu.

Kemudian, salah satu rombongan pria yang tengah marah-marah meminta salah satu karyawan minimarket yang diduga memberikan uang Rp 1.000 dipanggil untuk masuk. Pria tersebut nampak hanya diam dan menganggukkan kepala.

Pria yang marah-marah tersebut diketahui bernama Jafar Quba.

Pihak Kepolisian Resor Aceh Utara bersama jajarannya Polsek Matangkuli, melakukan mediasi antara Kepala Indomaret Cabang Medan dengan Jafar Quba, Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli, Aceh Utara pada Minggu (12/5/2019) sore.

Mediasi dilakukan terkait peristiwa permintaan sumbangan yang kemudian viral di media sosial.

Saat itu, Jafar Quba marah ketika diberi Rp 1.000 oleh karyawan Indomaret. Mereka mengaku meminta sumbangan untuk diberikan kepada umat Muslim di Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah-marah di Indomaret karena Uang Rp 1.000, Jafar Quba: Kami Minta Maaf

Marah-marah di Indomaret karena Uang Rp 1.000, Jafar Quba: Kami Minta Maaf

News | Senin, 13 Mei 2019 | 06:42 WIB

Dugaan Penggelembungan Suara di Aceh Besar Disampaikan Partai Aceh

Dugaan Penggelembungan Suara di Aceh Besar Disampaikan Partai Aceh

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 23:41 WIB

Money Politic Rp 1 Juta ke Rakyat Aceh, Ferdinad: Akal Hasto Kenapa Kurang?

Money Politic Rp 1 Juta ke Rakyat Aceh, Ferdinad: Akal Hasto Kenapa Kurang?

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 13:14 WIB

Viral Sumbangan Rp 1000, Pria Berbaju Putih Ini Marahi Karyawan Indomaret

Viral Sumbangan Rp 1000, Pria Berbaju Putih Ini Marahi Karyawan Indomaret

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 10:03 WIB

Soal Istri Eks Danjen Kopassus, BPN: Awas Dosa-dosa Kita Sedang Disisir

Soal Istri Eks Danjen Kopassus, BPN: Awas Dosa-dosa Kita Sedang Disisir

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 08:12 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×