Hasil Audit Medik Petugas KPPS, Menkes: 51 Persen Disebabkan Kardiovaskuler

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 14 Mei 2019 | 15:22 WIB
Hasil Audit Medik Petugas KPPS, Menkes: 51 Persen Disebabkan Kardiovaskuler
Menkes Nila Moeloek dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/5/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek membeberkan hasil audit medik petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang meninggal dan sakit saat bertugas pada Pemilu 2019 dari data dinas kesehatan di 25 Provinsi.

Nila menuturkan dari kategori kelompok umur, 54 persen berusia di atas 50 tahun, bahkan berusia 70 tahun.

"Jadi artinya memang yang meninggal kebanyakan pada usia yang tua walaupun ada usia muda" ujar Nila di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Tak hanya itu, Nila menuturkan dilihat dari penyebab kematian tertinggi, sebesar 51 persen disebabkan oleh kardiovaskuler atau jantung.

"Termasuk di dalamnya ada stroke dan yang kalau ditambah juga hipertensi 53 persen. Jadi hipertensi, emergensi juga bisa menyebabkan suatu kematian, kita masukan di dalam kardiovaskuler," kata dia.

Kemudian kematian tertinggi kedua disebabkan karena gagal pernafasan dan asma. Sementara kematian tertinggi ketiga disebabkan karena kecelakaan.

"Sembilan persen dalam hal ini ada gagal ginjal, ada sakit diebetes dan juga ada kena penyakit liver, liver juga akan menyebabkan hepatitum dan akhrinya menyebabkan kematian," ucap dia.

Kendati belum memperoleh total, pihaknya mendorong untuk tetap mengumpulkan data audit medik.

"Data memang kami belum sampai total, kami tetap mendorong kepala dinas kesehatan untuk tetap mengumpulkan data tersebut, ini disebut audit medik," kata Nila.

baca juga

Ia menambahkan, data Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait jumlah petugas KPPS yang meninggal kata Nila sebanyak 485 orang. Sementara petugas KPPS yang menderita sakit usai menjalankan tugasnya sebanyak 10.997 orang.

"Memang data menunjukkan adanya yang meninggal yaitu sebanyak 485 dari KPU yang sakit sebanyak 10 ribu hampir 11 ribu 10.997," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investigasi Kematian Petugas KPPS, Menkes Bakal Lakukan Autopsi Verbal

Investigasi Kematian Petugas KPPS, Menkes Bakal Lakukan Autopsi Verbal

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 14:22 WIB

Komikus Jepang Sindir Pemilu 2019 Telan Ratusan Nyawa Petugas KPPS

Komikus Jepang Sindir Pemilu 2019 Telan Ratusan Nyawa Petugas KPPS

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 14:43 WIB

KPPS Berguguran, Rachmawati Singgung Kopi Sianida Jessica Hingga Genocide

KPPS Berguguran, Rachmawati Singgung Kopi Sianida Jessica Hingga Genocide

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 05:45 WIB

CEK FAKTA: Eks Ketua KPU dan KPPS Dibunuh untuk Tutupi Fakta, Benarkah?

CEK FAKTA: Eks Ketua KPU dan KPPS Dibunuh untuk Tutupi Fakta, Benarkah?

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:46 WIB

KPPS Meninggal Tembus 500 Orang, Eks Ketua KY Pertanyakan SOP KPU

KPPS Meninggal Tembus 500 Orang, Eks Ketua KY Pertanyakan SOP KPU

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani

Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas

Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas

Lampung | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:06 WIB

5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki

5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta

Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:51 WIB

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

×