WhatsApp Hairul Anas Diretas, BPN: Kepanikan PKI sampai ke Ubun-ubun

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Kamis, 16 Mei 2019 | 09:44 WIB
WhatsApp Hairul Anas Diretas, BPN: Kepanikan PKI sampai ke Ubun-ubun
Pencipta robot pemantau Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, Hairul Anas Suaidi mengaku akun WhatsApp miliknya telah diretas.

Suara.com - Kabar diretasnya akun WhatsApp Hairul Anas itu pun turut ditanggapi oleh Koordinator Relawan Tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya.

Lewat akun Twitter pribadinya @AkunTofa dia menyabut peretasan akun WhatsApp milik Hairul Anas sebagai bentuk kepanikan.

"Just info: Nomor dan WA Hairul Anas anggota Tim IT kami yang bersaksi di Bawaslu, baru saja diambil alih Pihak Misterius. Mohon hati-hati jika ada WA atau medsos atas nama Hairul Anas. Kepanikan PKI sudah sampai ke ubun-ubun," cuit Mustofa seperti dikutip suara.con.

Pencipta robot pemantau Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, Hairul Anas Suaidi mengaku akun WhatsApp miliknya telah diretas. Pengakuan tersebut disampaikan lewat akun Facebook pribadinya Hairul Anas Suaidi.

Lewat akun Facebooknya, Hairul Anas mengungkapkan kalau akun WhatsApp pribadinya telah diretas oleh orang tak bertanggung jawab. Pria lulusan sarjana teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) itu pun meminta untuk mengeluarkan nomor WhatsApp pribadinya itu dari seluruh grup.

"WhatsApp saya 0818432110 dihack. Tolong keluarkan nomor saya dari semua group," tulis Hairul Anas lewat akun Facebooknya seperti dikutip suara.com, Kamis (16/5/2019).

Lebih lanjut, Hairul Anas mengatakan awalnya tak pernah yakin ada pihak yang mampu meretas akun sosial media berkelas seperti WhatsApp. Namun, keraguan itu justru kekinian dialaminya sendiri.

"Dulu-dulu saya kurang yakin ada yang bisa sadap dan bobol nomor/akun di aplikasi-aplikasi berkelas. Sekarang saya ngalamin sendiri." ungkapnya.

Sebelumnya, Hairul Anas pencipta robot pemantau Situng KPU mencuri perhatian pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Dalam acara bertajuk 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' yang di gelar BPN di Hotel Grand Sahid Jaya pada Selasa (14/5) kemarin.

baca juga

Pria lulusan sarjana teknik ITB itu membeberkan cara kerja robot pemantau Situng KPU tersebut di hadapan Prabowo dan Sandiaga Uno. Robot ciptaan Hairul Anas tersebut diklaim menyimpan bukti-bukti halaman KPU dari hasil screen monitoring tampilan situng KPU menit demi menit secara kontinu yang diklaim terjadi banyak kesalahan input data.

"Screen monitoring, inilah robot yang saya ciptakan. Ini adalah layar KPU yang saya potret dari menit ke menit. Mulai dari halaman nasional sampai halaman TPS," ujar Hairul Anas menunjukkan gambar bergerak hasil screen monitoring di depan Prabowo dan Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun WhatsApp Hairul Anas, Pencipta Robot Pemantau Situng KPU Diretas

Akun WhatsApp Hairul Anas, Pencipta Robot Pemantau Situng KPU Diretas

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 09:37 WIB

Jokowi Unggul di 16 Provinsi, Prabowo Tertinggal 19,4 Juta Suara

Jokowi Unggul di 16 Provinsi, Prabowo Tertinggal 19,4 Juta Suara

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 05:41 WIB

Prabowo Tolak Penghitungan Suara Pilpres, Hendropriyono: Itu Hanya Retorika

Prabowo Tolak Penghitungan Suara Pilpres, Hendropriyono: Itu Hanya Retorika

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 00:05 WIB

Tolak Penghitungan Suara, Yusril Tantang Prabowo Beberkan Bukti Kecurangan

Tolak Penghitungan Suara, Yusril Tantang Prabowo Beberkan Bukti Kecurangan

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 21:23 WIB

Buat Surat Wasiat, BPN: Kondisi Prabowo Sedang Genting

Buat Surat Wasiat, BPN: Kondisi Prabowo Sedang Genting

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 19:01 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×