Tradisi Takjil Ramadan dan Petaka Ratusan Ton Sampah di Jakarta

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Mei 2019 | 12:48 WIB
Tradisi Takjil Ramadan dan Petaka Ratusan Ton Sampah di Jakarta
Ragam takjil menggugah selera yang dijajakan di sepanjang Jalan Bangbarung, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (12/5/2019). (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Hari pertama puasa Ramadan di Jakarta menghasilkan 864 ton sampah. Di antara sampah itu berasal dari wadah plastik dan kresek untuk takjil.

Bulan Ramadan diwarnai dengan tradisi takjil dan buka bersama. Sayangnya, jika tidak dikelola dengan baik, hal itu akan menghasilkan sampah cukup banyak. Karena itu, gerakan eco-Ramadhan muncul mengajak beribadah di bulan suci sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Mulai dari kolak, es kelapa, sampai gorengan, takjil memang identik dengan Bulan Ramadan. Sementara agenda buka bersama pun terus berdatangan, dari teman kerja, reuni sekolah, atau sembari bakti sosial. Tak bisa dipungkiri, takjil dan buka bersama sudah jadi tradisi.

Masyarakat memang cenderung lebih konsumtif selama Ramadan, ujar penggagas eco-Ramadan DK Wardhani, alias Dini.

“Pada saat Ramadan kan yang awalnya kita nggak pernah jajan takjil atau camilan, saat Ramadan kita beli di luar,” ujarnya ketika berbincang kepada VOA, Jumat (10/5).

Ragam takjil menggugah selera yang dijajakan di sepanjang Jalan Bangbarung, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (12/5/2019). (Suara.com/Rambiga)
Ragam takjil menggugah selera yang dijajakan di sepanjang Jalan Bangbarung, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (12/5/2019). (Suara.com/Rambiga)

Tanpa disadari, tradisi khas Ramadan menghasilkan banyak sampah. Di Jakarta, misalnya, sampah bertambah 864 ton bahkan di hari pertama Ramadan. Kenaikan jumlah sampah ini diperkirakan terjadi banyak kota lain. Sampah-sampah itu, ujar Dini, berasal dari wadah plastik dan kresek untuk takjil.

“Yang sebenarnya tidak kita perlukan. Jadi kita itu sebenarnya nggak terlalu perlu banget tapi kita terlena, termanjakan, kita lihat itu (plastik) sebagai sebuah kepraktisan. Akhirnya kita menggunakan jalan yang singkat ini, sebenarnya kita nggak butuh-butuh banget,” terang penulis ‘Menuju Rumah Minim Sampah’ ini.

Eco-Ramadan adalah satu dari berbagai upaya Dini dalam pelestarian lingkungan. Pada Mei 2018, Dini menggagas kelas nol sampah (zero waste). Selain itu, dia mendorong masyarakat mengurangi plastik bersama komunitas Sahabat Alam Cilik (SAC) di Malang, Jawa Timur. Alih-alih plastik, dia menganjurkan memakai tas belanja kain, serta membawa botol minum dan wadah makanan sendiri.

Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang takjil dadakan mulai memadati Jalan Bangbarung, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (12/5/2019). (Suara.com/Rambiga)
Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang takjil dadakan mulai memadati Jalan Bangbarung, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (12/5/2019). (Suara.com/Rambiga)

Islam Ajarkan Pelestarian Lingkungan

baca juga

Agama Islam, ujarnya, mengajarkan pelestarian lingkungan sebagaimana tercantum dalam beberapa ayat Al Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW.

Salah satunya tercantum dalam surat Al-Isro ayat 26-27 bahwa, “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.”

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan telah menerbitkan fatwa 47 tahun 2014 pengelolaan sampah. Namun, Dini mengakui, belum banyak yang mengetahui ketentuan ulama ini.

“Memang saya kira sosialisasinya ke bawah yang mungkin kurang, jadi masih sedikit yang mengetahui fatwa tersebut,” jelasnya.

Karena itu, dia mendorong terutama komunitas muslim bisa mengurangi sampah selama Ramadan.

“Kalau kita mau ini jadi amal kebaikan, kita niatkan di bulan Ramadhan ini kita mau berubah saya mau jadi orang yang lebih baik. Ayolah, ini sebenarnya hal yang sangat ringan,” ajaknya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semangat Kebersamaan, Polisi dan TNI Bagi-bagi Takjil Ramadan

Semangat Kebersamaan, Polisi dan TNI Bagi-bagi Takjil Ramadan

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 07:40 WIB

5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil dan Makanan Berbuka di Jakarta

5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil dan Makanan Berbuka di Jakarta

Lifestyle | Rabu, 15 Mei 2019 | 14:40 WIB

Lagi, Bukti Laut Tercemar, Kotoran Penyu Ini Penuh Plastik

Lagi, Bukti Laut Tercemar, Kotoran Penyu Ini Penuh Plastik

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2019 | 15:18 WIB

Mengintip Nikmatnya Menu Istimewa Takjil di Masjid Gedhe Kauman

Mengintip Nikmatnya Menu Istimewa Takjil di Masjid Gedhe Kauman

Jogja | Senin, 13 Mei 2019 | 04:00 WIB

Jelang Buka Puasa Hari Ini di Bogor, Yuk Berburu Takjil di Sini!

Jelang Buka Puasa Hari Ini di Bogor, Yuk Berburu Takjil di Sini!

Lifestyle | Minggu, 12 Mei 2019 | 16:37 WIB

Terkini

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:09 WIB

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:02 WIB

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

×