Asyik Potong Sayur, Yanti Kaget Tembok SD Roboh Timpa Majikannya

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 19 Mei 2019 | 18:39 WIB
Asyik Potong Sayur, Yanti Kaget Tembok SD Roboh Timpa Majikannya
Puing-puing tembok roboh SDN 11 Pagi Pasar Baru di Jalan Belakang Pasar Baru II, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2019). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Tembok roboh dari bangunan SDN 11 Pagi Pasar Baru mengakibatkan satu orang tewas. Korban bernama Lestari Ningsih (59), pemilik warung makan di Jalan Belakang Pasar Baru II, Jakarta Pusat.

Lestari tewas usai kepalanya mengalami luka berat lantaran tertimpa tembok yang roboh dari lantai dua bangunan sekolah. Ia sendiri saat itu tengah berada di warung makan miliknya yang berada di samping SDN 11 Pagi Pasar Baru.

Yanti, salah seorang pegawai di warung makan tidak menyangka jika majikannya, Lestari tewas di tempat. Ia yang saat itu sedang memotong sayuran, menyaksikan langsung detik-detik tembok roboh menimpa Lestari.

Beruntung bagi Yanti, posisinya yang hanya tidak jauh dari lokasi kejadian, membuat ia selamat.

"Yang meninggal majikan saya, yang punya warung, kepalanya luka. Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit," ujar Yanti sambil terisak saat ditemui di lokasi, Minggu (19/5/2019).

Tembok SDN 11 Pagi Pasar Baru, Jakarta Pusat roboh. (Suara.com/Novian)
Tembok SDN 11 Pagi Pasar Baru, Jakarta Pusat roboh. (Suara.com/Novian)

Ia mengatakan bangunan sekolah memang sedang dilakukan pembongkaran untuk renovasi. Bahkan, pembongkaran bangunan itu sampai menggunakan alat berat berupa beko.

Pembongkarannya kata Yanti, dilakukan di bagian lain gedung yang jauh dari warung makan, atau tepatnya di sisi kiri bangunan. Namun proses pembongkaran tersebut menciptakan getaran yang mengakibatkan tembok di lantai dua sisi kanan gedung ikut roboh.

"Padahal yang dibongkar yang di sana, cuma getarannya sampai sini. Jadi kita juga enggak sangka, tahu-tahu udah roboh saja," kata Yanti.

Diketahui, selain mengakibatkan korban jiwa, tembok roboh tersebut juga menyebabkan dua korban luka berat di bagian kepala. Yakni Wardah, pegawai warung makan milik Lestari dan Yubianto Suparta, pelanggan rumah makan.

Pantauan Suara.com, lokasi tempat tembok roboh masih dipenuhi oleh puing-puing. Sementara itu, pintu gerbang sekolah sudah dipasang garis polisi. Sedangkan kondisi bangunan sekolah juga tampak sudah ambruk dan miring.

Jenazah korban tewas sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi dan dua korban luka lainnya dibawa ke Rumah Sakit Husada, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat untuk menjalani perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangunan SD Roboh Tewaskan 1 Warga, Lurah Pasar Baru: Ada Faktor Kelalaian

Bangunan SD Roboh Tewaskan 1 Warga, Lurah Pasar Baru: Ada Faktor Kelalaian

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 17:44 WIB

Lagi Direnovasi, Bangunan SDN 11 Pagi Pasar Baru Roboh Tewaskan Satu Orang

Lagi Direnovasi, Bangunan SDN 11 Pagi Pasar Baru Roboh Tewaskan Satu Orang

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 17:30 WIB

Tembok Maut Telan 2 Jiwa, Pihak SD 141 Tak Gubris Omongan Warga

Tembok Maut Telan 2 Jiwa, Pihak SD 141 Tak Gubris Omongan Warga

News | Rabu, 14 November 2018 | 14:14 WIB

Terkini

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:17 WIB

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:13 WIB

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS

Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:56 WIB

Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?

Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:47 WIB

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB