Rachland: Ada Tim Anjing Disiapkan Serang Warga yang Mau Protes Damai?

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 20 Mei 2019 | 12:02 WIB
Rachland: Ada Tim Anjing Disiapkan Serang Warga yang Mau Protes Damai?
Polisi melakukan olah TKP lanjutan di lantai II kompleks Pasar Besar Malang, Rabu (15/5/2019). [Suara.com/Aziz Ramadani]

Suara.com - Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik merespon upaya mantan kepala Badan Intelejen Negara (BIN) AM Hendropriyono yang menyediakan 150 anjing terlatih apabila diperlukan untuk membantu pengamanan pada 22 Mei 2019. Rachland mempertanyakan niat Hendropriyono tersebut apakah disiapkan untuk menjaga aksi protes damai.

Hendropriyono sempat memamerkan puluhan anjing tersebut di kediaman beberapa waktu lalu. Saat itu Hendropriyono mengatakab bahwa dirinya bisa meminjamkan anjing-anjingnya tersebut untuk ikut membantu aparat keamanan yang akan menjaga DKI Jakarta pada 22 Mei.

"Ada tim anjing disiapkan. Untuk apa? Menyerang warga yang mau protes damai? Bila benar, ini tak bisa diterima. Polisi harus larang dan tangkap bila mereka ikut campur," kata Rachland melalui akun Twitternya @RachlanNashidik pada Minggu (19/5/2019).

"Di dua kubu ada saja elemen ekstrem. Jenderal-jenderal galak Orba di dua kubu paling kelihatan," tandasnya.

Untuk diketahui, Mantan Kepala Badan Intelejen Negara AM Hendropriyono memamerkan kemampuan puluhan anjing impor terlatih dan pintar di kompleks kediamaannya, Senayan Residence, Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Hendropriyono mengatakan, 150 anjing miliknya itu memiliki IQ tinggi dan cerdas. Tak hanya itu, ratusan anjingnya itu sudah dilatih sejak lama.

Puluhan anjing milik Hendropriyono itu terdiri dari berbagai ras, mulai dari German Sherped, Belgia Sherped, hingga Doberman.

Dalam kesempatan itu, semua anjing milik Hendropriyono itu unjuk kebolehan menghadapi ancaman-ancaman yang sulit terlihat oleh kasat mata.

Hendropriyono menuturkan, 150 anjing tersebut siap dikerahkan untuk membantu mengamankan Ibu Kota DKI Jakarta, saat KPU mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2019, tanggal 22 Mei Rabu pekan depan.

baca juga

Sebelumnya, aparat kepolisian tengah mewaspadai dan mencegah adanya pengerahan massa dalam bentuk demonstrasi pada tanggal 22 Mei, terutama di kawasan gedung KPU.

"Sejak lama sudah kami latih anjing-anjing yang punya IQ tinggi dan cerdas. Sekarang pas waktunya untuk dipekerjakan. Anjing-anjing ini juga, kami pinjamkan untuk digunakan di tempat yang rawan," ujar Hendropriyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara dan Polisi Razia Pendemo People Power 22 Mei di Suramadu

Tentara dan Polisi Razia Pendemo People Power 22 Mei di Suramadu

Jatim | Senin, 20 Mei 2019 | 11:41 WIB

Isi Tulisan Pilot IR tentang 22 Mei di Facebook Sebelum Ditangkap Polisi

Isi Tulisan Pilot IR tentang 22 Mei di Facebook Sebelum Ditangkap Polisi

Tekno | Senin, 20 Mei 2019 | 11:24 WIB

Pandangan Yusril soal Isu People Power 22 Mei

Pandangan Yusril soal Isu People Power 22 Mei

News | Senin, 20 Mei 2019 | 10:47 WIB

Yusril Bandingkan People Power Era Soekarno, Soeharto dan Saat Ini

Yusril Bandingkan People Power Era Soekarno, Soeharto dan Saat Ini

News | Senin, 20 Mei 2019 | 10:18 WIB

Polisi Jatim Gagalkan Keberangkatan 3 Bus Peserta  Aksi 22 Mei

Polisi Jatim Gagalkan Keberangkatan 3 Bus Peserta Aksi 22 Mei

News | Senin, 20 Mei 2019 | 09:33 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB