Andi Arief: Andaikan SBY Tak Paksa Prabowo Pulang dari Yordania

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 20 Mei 2019 | 12:14 WIB
Andi Arief: Andaikan SBY Tak Paksa Prabowo Pulang dari Yordania
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief tiba di gedung Badan Narkotika Nasional (BNN). (Suara.com/ Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengungkit pengalaman masa lalu calon presiden 02 Prabowo Subianto ketika baru pulang ke Indonesia dari Yordania.

Cuitan Andi Arief tentang hal tersebut ia tulis sebagai balasan untuk pengguna akun Twitter @liem_id.

Pada Minggu (19/5/2019) kemarin, simpatisan paslon Prabowo-Sandiaga itu mengungkapkan di Twitter bahwa Prabowo telah bermurah hati pada Partai Demokrat dengan menerimanya masuk Koalisi Adil Makmur.

Ia juga menambahkan kutipan dari Mayjen (purn) Glenny Kairupan, yang ia akui sebagai sahabatnya di Inkai sejak 1980-an, tentang sifat baik hati Prabowo.

Dalam kicauan tersebut, @liem_id berandai-andai, jika saja ditolak Prabowo ikut dalam barisannya, maka Partai Demokrat akan mengalami nasib malang.

Cuitan Andi Arief - (Twitter/@AndiArief__)
Cuitan Andi Arief - (Twitter/@AndiArief__)

"Seandainya malam itu Prabowo menolaknya, maka Demokrat sungguh-sungguh menjadi partai yang malang. Beruntung Prabowo berbaik hati. "Itulah kelebihan sekaligus kekurangan beliau!" kata Mayjen (purn) Glenny Kairupan, sahabat saya sejak di Inkai tahun 1980-an. Kalau saja Prabowo..." tulis @liem_id.

Tweet itulah yang kemudian membuat Andi Arief bereaksi. Ia membela ketua umum partainya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam balasan untuk @liem_id.

Berdasarkan keterangan Andi Arief, Prabowo bisa menjadi capres berkat SBY. Pasalnya, Andi Arief menyebutkan, dulu SBY-lah yang memaksa Prabowo pulang ke Indonesia pada 2001 setelah dirinya dinonaktifkan dari militer pada 1998 lalu hijrah ke Yordania.

"Andai Pak SBY enggak memaksa Pak Prabowo pulang dari Yordania, mungkin capresnya bukan Pak Prabowo," sebutnya.

Belakangan ini Partai Demokrat diketahui tengah menghadapi berbagai kritik pedas dari kubu 02 karena dianggap tak setia pada Prabowo-Sandiaga.

Seorang elite Partai Demokrat yang terkenal aktif di Twitter, Ferdinand Hutahaean, bahkan telah menyatakan diri berhenti mendukung Prabowo-Sandiaga karena hinaan dari akun buzzer pada Ani Yudhoyono, yang saat ini sedang berjuang melawan kanker darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Bawaslu Tolak Laporan BPN Prabowo Soal Pelanggaran Pemilu TSM

Alasan Bawaslu Tolak Laporan BPN Prabowo Soal Pelanggaran Pemilu TSM

News | Senin, 20 Mei 2019 | 12:11 WIB

Bawaslu Putuskan Berhenti Tangani Laporan BPN Prabowo soal Kecurangan

Bawaslu Putuskan Berhenti Tangani Laporan BPN Prabowo soal Kecurangan

News | Senin, 20 Mei 2019 | 11:49 WIB

Bikin 2 Elite Demokrat Ngamuk, Ini Cuitan Warganet Tega Bully Ani Yudhoyono

Bikin 2 Elite Demokrat Ngamuk, Ini Cuitan Warganet Tega Bully Ani Yudhoyono

News | Senin, 20 Mei 2019 | 10:17 WIB

Pilih Jalur Konstitusional, Demokrat Tak Terlibat di Aksi 22 Mei

Pilih Jalur Konstitusional, Demokrat Tak Terlibat di Aksi 22 Mei

News | Senin, 20 Mei 2019 | 06:42 WIB

Ngamuk Ani Yudhoyono Diserang Buzzer, Ferdinand: Saya Lawan Kalian !!

Ngamuk Ani Yudhoyono Diserang Buzzer, Ferdinand: Saya Lawan Kalian !!

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 19:25 WIB

Terkini

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31 WIB

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:12 WIB

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB