Penanganan Kasus Rusuh, Anies Sebut Perlu Penyelidikan Mendalam

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 22 Mei 2019 | 17:06 WIB
Penanganan Kasus Rusuh, Anies Sebut Perlu Penyelidikan Mendalam
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan mengomentari lebih lanjut terkait penanganan kasus kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5/2019) malam. Menurutnya, terhadap hal itu perlu dilakukan penyelidikan secara mendalam, baru mengambil kesimpulan.

"Kalau terkait kejadian semalam, akan ditentukan waktu rekonstruksi, mengumpulkan data fakta dan saksi," ujar Anies saat meninjau langsung titik lokasi kerusuhan di sejumlah tempat di Ibu Kota, Rabu (22/5/2019).

Selama meninjau langsung titik lokasi kerusuhan di sejumlah tempat di Ibu Kota setelah demonstrasi menolak hasil Pemilu 2019, Anies mengklaim Jakarta masih baik-baik saja.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Stephanus Aranditio]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Berdasarkan pantauan Suara.com, Anies berangkat didampingi Panglima Komando Daerah Militer Jaya, Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono. Mereka berangkat bersamaan dari Balai Kota sekitar pukul 14.15 WIB.

Rute yang dilewati Anies adalah Pasar Tanah Abang, di mana di sana Anies hanya melihat dari mobil. Ia kemudian bergeser ke Hotel Wisma 77 di Slipi, atau tidak jauh dari lokasi pembakaran markas Brimob oleh massa aksi.

Setelah dari Slipi, Anies kemudian bergeser ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, lokasi demonstrasi massa penolak hasil Pemilu 2019.

"Tadi kita koordinasi sebentar terkait kondisi terkini. Jakarta secara umum aman, hanya di wilayah Petamburan dan Jalan Thamrin saja ada kondisi keamanan ekstra," kata Anies di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebelumnya diberitakan, Anies mengklaim sebanyak 6 orang tewas karena kerusuhan di sebagian wilayah Jakarta. Kerusuhan itu buntut dari aksi demo Bawaslu 22 Mei, Selasa (21/5/2019).

Menurut keterangannya yang bersumber dari Dinkes DKI, keenam korban tewas itu masing-masing sempat dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Rumah Sakit Pelni, Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dan Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecam Perusuh 22 Mei, MUI: Umat Muslim Wajib Pelihara Kesucian Ramadan

Kecam Perusuh 22 Mei, MUI: Umat Muslim Wajib Pelihara Kesucian Ramadan

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 17:03 WIB

Wiranto Sudah Tahu Sosok Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

Wiranto Sudah Tahu Sosok Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 16:59 WIB

Jokowi: Kita Enggak Akan Memberikan Ruang Kepada Perusuh

Jokowi: Kita Enggak Akan Memberikan Ruang Kepada Perusuh

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 16:54 WIB

6 Orang Tewas karena Kerusuhan 22 Mei, Kapolri: Jangan Langsung Berasumsi

6 Orang Tewas karena Kerusuhan 22 Mei, Kapolri: Jangan Langsung Berasumsi

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 16:25 WIB

Provokasi Massa Ikut Aksi 22 Mei, Relawan Prabowo - Sandi Jadi Tersangka

Provokasi Massa Ikut Aksi 22 Mei, Relawan Prabowo - Sandi Jadi Tersangka

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 16:12 WIB

Terkini

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB