Ferdinand Hutahaean Akui Jokowi dan Demokrat Punya Cita-cita yang Sama

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2019 | 11:56 WIB
Ferdinand Hutahaean Akui Jokowi dan Demokrat Punya Cita-cita yang Sama
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Sikap Partai Demokrat untuk kemenangan Joko Widodo dan Maruf Amin makin jelas dan telah ditegaskan oleh sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pun menyampaikan hal serupa saat diundang ke Mata Najwa, Rabu (22/5/2019) malam.

Dalam tayangan tersebut, Najwa Shihab sempat menyinggung dua pertemuan antara Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan tanggapan Ferdinand Hutahaean, AHY bertindak sebagai jembatan komunikasi antara Jokowi dan SBY, yang notabene pernah menjabat sebagai presiden Indonesia selama dua periode, sehingga telah memiliki banyak pengalaman sebagai pemimpin bangsa.

Di tengah penjelasan panjang Ferdinand Hutahaean, Najwa Shihab langsung dengan tegas menanyakan, "Apakah itu artinya Demokrat akan masuk ke koalisi Jokowi-Maruf?"

Ferdinand Hutahaean tidak secara langsung menjawab pertanyaan tersebut. Ia mengawali tanggapannya dengan menjelaskan amanat dari SBY untuk para kader Demokrat.

Politikus yang dulunya dikenal sebagai Juri Bicara Badan Pemenangan Nasional (Jubir BPN) Prabowo-Sandi itu mengatakan bahwa Partai Demokrat harus mendukung Jokowi secara total.

"Partai Demokrat, saya setiap hari berkomunikasi dengan Ketua Umum, beliau menyampaikan amanat-amanat yang harus kami jalankan," kata Ferdinand Hutahaean. "Beliau tegas menyatakan bahwa penyampaian Pak Jokowi yang ingin menjadi pemimpin dan presiden dari semua pihak itu harus didukung secara total oleh Partai Demokrat."

Setelah itu, baru ia menjawab pertanyaan Najwa Shihab tentang kemungkinan Partai Demokrat bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja. Ferdinand Hutahaean mengatakan, kepastian dari kemungkinan tersebut bergantung pada Jokowi.

"Maka Partai Demokrat, apakah kemudian nanti akan bergabung atau tidak dengan koalisinya Pak Jokowi, itu kan tergantung Pak Jokowi sendiri," ujarnya.

"Kalau diajak, tentu kita akan mempertimbangkan, apakah ajakan tersebut akan diterima," tambah Ferdinand Hutahaean.

Dirinya kemudian menggarisbawahi bahwa Partai Demokrat dan Jokowi sebenarnya memiliki cita-cita yang sama.

"Tapi yang pasti, kesamaan pemikiran Pak Jokowi dengan Partai Demokrat saat ini untuk menjadikan Indonesia 2045 menjadi Indonesia emas, kita punya cita-cita yang sama. Intinya di situ," ungkap Ferdinand Hutahaean.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Menang Pilpres, SBY Ucapkan Selamat ke Jokowi

Akui Menang Pilpres, SBY Ucapkan Selamat ke Jokowi

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 14:21 WIB

Prabowo Akan Gugat Hasil Pemilu ke MK, AHY: Kami Senang dan Lega

Prabowo Akan Gugat Hasil Pemilu ke MK, AHY: Kami Senang dan Lega

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 12:20 WIB

Bertemu di Istana, AHY Sampaikan Selamat kepada Jokowi

Bertemu di Istana, AHY Sampaikan Selamat kepada Jokowi

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 12:09 WIB

AHY: SBY Support Jokowi Tangani Situasi Politik dan Hukum Akhir-akhir Ini

AHY: SBY Support Jokowi Tangani Situasi Politik dan Hukum Akhir-akhir Ini

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 11:20 WIB

Kenakan Batik Lengan Panjang, AHY Temui Jokowi di Istana Bogor

Kenakan Batik Lengan Panjang, AHY Temui Jokowi di Istana Bogor

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 09:17 WIB

Terkini

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 01:13 WIB

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB