Demokrat Respon soal Usulan Jokowi dan Prabowo Bertemu Sebelum Lebaran

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 28 Mei 2019 | 10:26 WIB
Demokrat Respon soal Usulan Jokowi dan Prabowo Bertemu Sebelum Lebaran
Prabowo Subianto [Antara]

Suara.com - Partai Demokrat merespon soal usulan Sandiaga Uno agar Joko Widodo dan Prabowo Subianto bertemu sebelum lebaran. Usulan itu menyusul rencana mendinginkan suasana politik pasca Pilpres 2019.

Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief mengatakan usulan pertemuan itu bagus dan perlu didukung. Hal itu dikatakan Andi Arief dalam Twitternya, @AndiArief__, Selasa (28/5/2019).

"Bagus ini, perlu didukung," kata Andi Arief.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden yang juga Capres petahana Jokowi siap bertemu dengan rivalnya, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Luhut menyebut keputusan pertemuan itu ada di Prabowo.

"Kalau Pak Jokowi kan sudah beri tahu kepada siapa saja beliau siap bertemu, enggak ada masalah. Ya bolanya ada di sana (Prabowo)," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Menurut Luhut, Jokowi sudah berinisiatif untuk mengutus Wapres Jusuf Kalla untuk menjalin komunikasi dengan Prabowo. Bahkan pertemuan antara Wapres JK dengan Prabowo sudah dilakukan beberapa hari lalu.

"Kan sudah ada komunikasi Pak JK kan sudah jalan," kata dia.

Menurutnya rencana pertemuan Jokowi dan Prabowo itu tak mandek. Ia mengklaim komunikasi untuk mengatur waktu pertemuan terus dilakukan.

"Enggak mandek, jalan. Kan kalian ndak tahu semua. Baik baik saja kok, Pak Prabowo juga baik-baik. Kan (keduanya) temen-temen saya juga," tandasnya.

Jokowi membeberkan alasan dirinya harus bertemu dengan rivalnya Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pasca pencoblosan 17 April 2019 lalu.

Jokowi menuturkan, pertemuan dirinya dan Prabowo bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa elit-elit politik yang sedang bertarung di Pemilu tidak memiliki masalah.

Bahkan kata Jokowi, pertemuan antara dirinya dengan Ketua Umum Partai Gerindra juga untuk mendinginkan suasana pasca hasil rekapitulasi pengitungan suara secara nasional oleh KPU pada Selasa (21/5/2019).

"Ya kan diliat baik oleh masyarakat, akan dilihat baik oleh rakyat, mendinginkan suasan. Bahwa di elite elite politik baik baik saja, gak ada masalah," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY: Ada yang Larang Pihak 02 Komunikasi dengan 01

SBY: Ada yang Larang Pihak 02 Komunikasi dengan 01

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 02:05 WIB

SBY Singgung Prabowo Batalkan Pertemuan Usai AHY Temui Jokowi

SBY Singgung Prabowo Batalkan Pertemuan Usai AHY Temui Jokowi

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 00:01 WIB

Kalau Cuma Kasih Link Berita, Prabowo - Sandi Bisa Jadi Bulan-bulanan di MK

Kalau Cuma Kasih Link Berita, Prabowo - Sandi Bisa Jadi Bulan-bulanan di MK

News | Senin, 27 Mei 2019 | 21:28 WIB

SBY Sarankan Prabowo Temui Jokowi Tanpa Harus Bikin Kesepakatan

SBY Sarankan Prabowo Temui Jokowi Tanpa Harus Bikin Kesepakatan

News | Senin, 27 Mei 2019 | 21:09 WIB

Hermawan Sulistyo Sebut Prabowo Terpengaruh HTI, Ismail: Hoaks Banget Itu

Hermawan Sulistyo Sebut Prabowo Terpengaruh HTI, Ismail: Hoaks Banget Itu

News | Senin, 27 Mei 2019 | 18:52 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB