Viral Dosen Kristen Beri Makan Buka Puasa ke Mahasiswa Muslim, Siapa Dia?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 Mei 2019 | 18:44 WIB
Viral Dosen Kristen Beri Makan Buka Puasa ke Mahasiswa Muslim, Siapa Dia?
Seorang Kristen memberikan makanan berbuka puasa kepada muslim. Itu dilakukan seorang dosen Kristen di Bandung, Jawa Barat. (dok pribadi)

Suara.com - Seorang Kristen memberikan makanan berbuka puasa kepada muslim. Itu dilakukan seorang dosen Kristen di Bandung, Jawa Barat.

Aksi dosen Kristen itu viral di media sosial. Rusli Ginting, dosen Universitas Kristen Maranatha.

Foto dirinya membagikan makanan telah dibagikan lebih dari 5 ribu kali di laman Facebook. Dalam foto-foto itu, Rusli nampak membawa empat kotak kue brownies dan minuman teh kemasan untuk dibagikan ke seluruh mahasiswanya.

Rusli menghentikan perkuliahan selama 30 menit untuk memberikan kesempatan mahasiswa Muslim untuk berbuka puasa dan sholat. Mata kuliah Manajemen Kompensasi itu berlangsung pada 17.00-19.30 WIB.

“Menurut saya itu lebih efektif daripada saya paksain ngajar terus. Saya juga nggak tega sebenarnya. Pas puasa lagi lapar-lapar, kalau saya jejalkan materi kuliah kan kasihan juga,” ujarnya saat ditemui VOA di kampusnya.

Pengalamannya dengan teman-teman Muslim semasa sekolah telah mendorong Rusli untuk membeli kue.

“Juga teringat masa SMP dan SMA. Kan saya suka ikut buka puasa bareng sama teman-teman. Jadi ya kenapa nggak sekalian saya bawa takjil untuk mereka berbuka?’ ujar dosen dengan gelar MBA dan MM ini.

Mahasiswa Muslim Acungkan Jempol

Andi Triwahyudi, mahasiswa Muslim yang mengunggah kisah itu di Facebook, mengatakan terkesan dengan aksi dosennya. Dia mengatakan sangat terbantu dalam melaksanakan puasa.

baca juga

“Saya mengira, Pak Rusli cuma mempersilakan yang mau berbuka silakan keluar dulu. Tetapi dengan kagetnya saya tuh, Pak Rusli bilang ‘saya punya bingkisan nih untuk kalian.’ Waduh kok seniat ini,” ungkapnya.

Di kelas itu, mahasiswa Muslim berjumlah sekitar lima orang dari total 30 mahasiswa. Meski begitu, ujar Andi, Rusli selalu memberikan kesempatan kepada mahasiswa Muslim untuk sholat.

Kudapan sore itu telah menyatukan seluruh mahasiswa di kelas, ujar Shanialea Ginting, mahasiswa beragama Kristen.

“Membangun canda tawa, bahagia, meski pusing kelasnya. Tapi kita nikmati saja kelasnya. Pemikiran soal tugas itu dilupakan dulu, karena suasananya mendukung untuk sosialisasi,” jelasnya yang membantu Rusli membagikan kue.

Kisah Rusli hadir di tengah munculnya sejumlah kasus intoleransi sejak awal 2019. Di Bandung, acara kelompok Ahmadiyah terpaksa dipersingkat karena desakan massa. Sementara di Bekasi, sekelompok warga menolak rencana pembangunan pura.

Andi mengatakan, penolakan pura di Bekasi itu membuatnya ingin membagikan kisah inspiratif dari dosen. Dia ingin menceritakan kepada teman-temannya bahwa toleransi masih ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Diskriminasi, Ini Tujuan Wali Kota Ingin Sahkan Perda Kota Religius

Dinilai Diskriminasi, Ini Tujuan Wali Kota Ingin Sahkan Perda Kota Religius

Jabar | Senin, 20 Mei 2019 | 11:19 WIB

Kaum Hindu Terdiskriminasi di Bekasi, Tempuh 32 Km untuk Menghadap Tuhan

Kaum Hindu Terdiskriminasi di Bekasi, Tempuh 32 Km untuk Menghadap Tuhan

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:32 WIB

Umat Kristiani Depok Bagikan Takjil ke Pengendara di Jalan Margonda

Umat Kristiani Depok Bagikan Takjil ke Pengendara di Jalan Margonda

Jabar | Rabu, 15 Mei 2019 | 22:32 WIB

Bikin Haru, Driver Ojol Non Muslim Beri Makanan untuk Klien Buka Puasa

Bikin Haru, Driver Ojol Non Muslim Beri Makanan untuk Klien Buka Puasa

News | Senin, 13 Mei 2019 | 18:40 WIB

Yuk, Ikutan Viral Kebaikan Ini: Berbagi Bersama Driver Ojol

Yuk, Ikutan Viral Kebaikan Ini: Berbagi Bersama Driver Ojol

Otomotif | Senin, 13 Mei 2019 | 07:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×