Eks Panglima GAM Serukan Referendum, Moeldoko: Itu Emosi Saja karena Kalah

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 31 Mei 2019 | 15:21 WIB
Eks Panglima GAM Serukan Referendum, Moeldoko: Itu Emosi Saja karena Kalah
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut mengomentari seruan referendum Aceh yang disampaikan Ketua Umum Partai Aceh sekaligus eks Panglima GAM Muzakir Manaf.

Moeldoko menilai referendum yang dilontarkan Muzakir bukan hal yang fundamental. Menurutnya, ajakan referendum yang diserukan Muzakir hanyalah sebuah emosi karena partai yang dibesut Muzakir kalah dalam Pemilu 2019.

"Itu bukan hal yang fundamental. Itu karena emosi saja. Emosi karena enggak menang. Terus, apalagi Partai Aceh juga enggak menang di sana, berkurang porsinya. Sehingga ada emosi. Jangan emosi itu ditanggapi berlebihan. Menurut saya, itu hanya wacana akademik saja," tutur Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Kata Moeldoko, seruan referendum oleh Muzakir merupakan wacana. Namun, ia mengingatkan jika sudah mempunyai niat untuk melakukan referendum, ada resiko yuridisnya.

Muzakir Manaf alias Mualem. (Portalsatu)
Muzakir Manaf alias Mualem. (Portalsatu)

"Ya itukan baru wacana. Tapi kalau sudah menuju kepada niat itu sudah beda cara menilainya.Tapi kalau itu baru wacana akademik ya, boleh saja itu wacana akademik. Ingat kalau sudah punya niat menuju kepada keluar dari NKRI itu adalah resiko yuridisnya, tapi itu hanya wacana atau becanda yaa, itu. Ya," kata dia.

Dia pun meminta semua pihak tak merespons secara berlebihan soal seruan tersebut. Justru, Moeldoko menyerukan agar semua pihak kembali menjalankan kehidupan berbangsa sesuai dengan konstitusi yang berlaku di Indonesia.

"Saya pikir kita kembali pada konstitusi saja, kita enggak usah merespon berlebihan kembali kepada konstitusi. Negara ini sudah memiliki konstitusi, dan negara kesatua Republik Indonesia sudah menjalankannya. Tidak ada pemikiran lain," tandasnya.

Untuk diketahui, Muzakir Manaf alias Mualem sebelumnya menyerukan masyarakat Aceh melakukan referendum atau jajak pendapat. Pilihannya, mau tetap di Indonesia atau lepas dan jadi negara baru.

Muzakir Manaf merupakan mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka atau GAM yang saat ini menjadi Ketua Umum Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA). Muzakir Manaf juga pernah menjadi Wakil Gubernur Aceh.

baca juga

Seruan referendum itu dikatakan Muzakir Manaf alias Mualem dalam sambutannya pada peringatan ke-9 (3 Juni 2010-3 Juni 2019), wafatnya Wali Negara Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Muhammad Hasan Ditiro dan buka bersama di salah satu Gedung Amel Banda Aceh, Senin (27/5/2019) malam.

"Alhamudlillah, kita melihat saat ini, negara kita di Indonesia tak jelas soal keadilan dan demokrasi. Indonesia diambang kehancuran dari sisi apa saja. Itu sebabnya, maaf Pak Pangdam, ke depan Aceh kita minta referendum saja," ujar Mualem yang disambut tepuk tangan dan yel yel "hidup Mualem".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seruan Aceh Referendum, Jokowi Diusulkan Bertemu Muzakir Manaf

Seruan Aceh Referendum, Jokowi Diusulkan Bertemu Muzakir Manaf

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 09:38 WIB

Eks Panglima GAM Serukan Referendum Aceh, Sandiaga: NKRI Harga Mati!

Eks Panglima GAM Serukan Referendum Aceh, Sandiaga: NKRI Harga Mati!

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 20:49 WIB

Gerindra Aceh Dukung Seruan Referendum Eks Panglima GAM

Gerindra Aceh Dukung Seruan Referendum Eks Panglima GAM

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:31 WIB

Soal Seruan Referendum, Rektor UIC: Aceh Merdeka, Indonesia Punah

Soal Seruan Referendum, Rektor UIC: Aceh Merdeka, Indonesia Punah

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:04 WIB

Heboh Mantan Panglima GAM Serukan Aceh Referendum Lepas dari Indonesia

Heboh Mantan Panglima GAM Serukan Aceh Referendum Lepas dari Indonesia

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 11:30 WIB

Terkini

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB