Duka Sang Penggali Kubur Kenang Sosok Ani Yudhoyono

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 02 Juni 2019 | 12:43 WIB
Duka Sang Penggali Kubur Kenang Sosok Ani Yudhoyono
Saudi, salah satu penggali kubur makam Ani Yudhoyono. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Rasa haru dan duka menyelimuti Saudi (36) seorang penggali kubur di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan saat mengetahui istri dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono meninggal pada pukul 11.50 waktu Singapura, Sabtu (1/6) kemarin.

Rasa haru itu makin bertambah saat dirinya bersama sembilan penggali lainnya ditugaskan untuk menggali liang lahat untuk Ani Yudhoyono di Blok M Nomor 129, TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan.

Ia mengaku memiliki hubungan emosional tersendiri dengan SBY dan Ani Yudhoyono. Meski hanya berpofesi sebagai penggali kubur, namun dirinya kini berstatus sebagai pegawai negeri sipil atau ASN.

Adapun status PNS tersebut ia dapat pada tahun 2009 di mana SBY masih menjabat sebagai Presiden ke-6 RI.

Kenangan itu pula yang terus terngiang di benak Saudi saat sedang menggali liang lahat untuk Ani Yudhoyono. Saudi sangat berterima kasih atas kebaikan SBY, yang mana saat ia menjabat presiden, dirinya diangkat menjadi PNS.

"Pertama kita sebagai ibu negara kita terharu, selama SBY dua periode sudah pasti banyak yang dilakukan untuk negara ini," kata Saudi di TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019).

Ia sendiri mengaku pernah sekali bertemu dengan SBY saat Presiden ke-6 RI itu sedang mengantarkan jenazah salah seorang menteri di TMPNU Kalibata. Namun untuk Ani Yudhoyono, Saudi berujar belum pernah.

Meski begitu, ia yang selama ini melihat sosok Ibu Negara ke-6 melalui televisi mengatakan bahwa Ani merupakan sosok wanita yang setia mendampingi SBY.

"Bu Ani merupakan sosok wanita yang beda, dia setia. Selama ini juga tidak ada pemberitaan enggak baik tentang bu Ani," kata Saudi.

baca juga

Saudi juga akan kembali bertugas untuk melakukan penguburan liang lahat Ani pada sore hari ini saat proses pemakaman.

"Iya nanti sore nguruk lagi. Enggak, gak ada persiapan khusus. Jaga kesehatan saja," ucap Saudi.

Saudi yang merasakan kehilangan, turut mengucapkan rasa duka mendalam untuk Ibu Negara ke-6 tersebut. Tak lupa, ia juga mengucapkan rasa terima kasih lantaran dirinya diangkat menjadi PNS pada era SBY sebagai presiden.

"Pertama terima kasih banyak sudah mengangkat kami menjadi ASN atau PNS. Untuk Bu Ani kami sekeluarga, keluarga pribadi saya dan teman-teman turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya supaya beliau diterima di sisi Allah," tutur Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekuni Hobi Fotografi, Begini Cantiknya Jepretan Ani Yudhoyono

Tekuni Hobi Fotografi, Begini Cantiknya Jepretan Ani Yudhoyono

Tekno | Minggu, 02 Juni 2019 | 12:41 WIB

Cerita Mien Uno Pernah Minta Ani Yudhoyono Maju Jadi Presiden Gantikan SBY

Cerita Mien Uno Pernah Minta Ani Yudhoyono Maju Jadi Presiden Gantikan SBY

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 12:29 WIB

Detik-detik Air Mata SBY dan Bu Ani Menyatu di Akhir Waktu

Detik-detik Air Mata SBY dan Bu Ani Menyatu di Akhir Waktu

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 12:28 WIB

SBY: 3 Hari 3 Malam Saya Tak Tinggalkan Ibu Ani Sejengkal Pun

SBY: 3 Hari 3 Malam Saya Tak Tinggalkan Ibu Ani Sejengkal Pun

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 12:18 WIB

Situasi Terkini di Sekitar TMP Kalibata Jelang Pemakaman Ani Yudhoyono

Situasi Terkini di Sekitar TMP Kalibata Jelang Pemakaman Ani Yudhoyono

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 12:13 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×