Media Sosial Terbukti Ampuh Dongkrak Elektabilitas Parpol

Iwan Supriyatna

Senin, 03 Juni 2019 | 08:55 WIB
Media Sosial Terbukti Ampuh Dongkrak Elektabilitas Parpol
Ilustrasi media sosial. (Shutterstock)

Suara.com - Pemanfaatan media sosial (medsos) sebagai alat kampanye merupakan suatu bentuk revolusi komunikasi di ranah politik Indonesia. Tidak dipungkiri, peran medsos saat ini telah berhasil meningkatkan elektabilitas sejumlah partai politik (parpol).

"Saat ini, kita tidak lagi melihat kampanye terbuka yang mengerahkan massa besar-besaran, justru di ranah media sosial lah kita melihat hiruk pikuknya kampanye untuk merebut hati netizen sehingga memilih partai tertentu," kata Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing.

Menurutnya, sejumlah parpol sudah sejak lama sadar akan pentingnya media sosial dalam mendorong elektabilitas partai.

Di antara sekian banyak parpol di Indonesia, akun Facebook PDIP menjadi akun Facebook terlama, tepatnya sejak 2008, diikuti oleh Partai Amanat Nasional (PAN) (delapan tahun) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) (tujuh tahun).

Di era disrupsi seperti saat ini, lanjut Emrus, kampanye terbuka dinilai sudah tidak efektif lagi. Pasalnya, selain menyedot anggaran yang luar biasa besarnya, kehadiran massa yang begitu besar dalam sebuah kampanye terbuka bukanlah indikator kemenangan.

"Karena di balik keramaian massa yang disesaki beragam atribut, belum tentu terselip makna yang berarti," ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut Emrus, segencar atau seproduktif apapun sebuah parpol berkampanye di media sosial, jika parpol tersebut gagal menyampaikan ideologi atau pesan ke audiens, maka kampanye tersebut tetap akan sia-sia.

"Jadi, konten sangat penting. Jangan sampai membuat konten yang cenderung negatif atau menjatuhkan parpol lain. Lewat medsos, parpol dapat menyuarakan gagasan dan visi-misi mereka secara lebih komprehensif dan bahkan berpotensi viral," tambahnya.

Sementara itu, pengamat medsos Enda Nasution menuturkan, media sosial memiliki dua fungsi, yakni fungsi komunikasi pada konstituen dan masyarakat luas untuk membangun kedekatan emosional dan fungsi sebagai wadah aspirasi rakyat.

baca juga

"(Medsos) tidak sekedar platform interaksi saja, tapi juga untuk membangun branding, kekaguman pada suatu entitas, khususnya pada parpol," ungkapnya.

Selain prevalensi di ranah virtual, lanjut Enda, keunggulan atau kehadiran sebuah parpol di medsos tak terlepas dari beberapa faktor, yakni figur/kader partai, pemberitaan di media massa yang begitu masif, dan primodialisme.

"Semua saling terkait satu sama lain, tidak bisa berdiri sendiri," tuturnya.

Berdasarkan hasil real count KPU pada Pemilu serentak 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil memuncaki daftar hasil rekapitulasi final Pemilu Legislatif 2019 dengan peroleh jumlah suara mencapai 27.053.961 atau 19,33 persen.

Di ikuti oleh Gerindra (12,57 persen), Golkar (12,31 persen), PKB (9,69 persen), dan Nasdem (9,05 persen).

Keberhasilan partai berlogo banteng ini tak lepas berkat tangan dingin Prananda Prabowo atau akrab disapa Nanan dalam memanfaatkan platform media sosial dalam membangun branding partainya.

Ditunjuk sebagai Ketua Bidang Ekonomi Kreatif PDIP untuk periode 2015-2020, putra Megawati Soekarno Putri ini memprioritaskan media sosial sebagai alat kampanye utama partainya, mengingat besarnya peran media sosial dan juga masifnya pengguna internet di Indonesia.

Kesuksesan PDIP dalam memenangkan Pemilu legislatif dan Pilpres hanya lah puncak gunung es dari kerja keras dalam membangun kehadiran, popularitas, dan citra PDIP melalui platform virtual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, 7 Unggahan di Media Sosial Ini Bisa Merusak Karier Lho!

Hati-hati, 7 Unggahan di Media Sosial Ini Bisa Merusak Karier Lho!

Tekno | Minggu, 02 Juni 2019 | 17:25 WIB

Tiga Cara Internet Bisa Rusak Silaturahmi saat Lebaran

Tiga Cara Internet Bisa Rusak Silaturahmi saat Lebaran

Tekno | Jum'at, 31 Mei 2019 | 18:52 WIB

Kelewat Hemat, Trik Samarkan Ban Gundul Ini Panen Sindiran

Kelewat Hemat, Trik Samarkan Ban Gundul Ini Panen Sindiran

Otomotif | Jum'at, 31 Mei 2019 | 14:35 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×