10 PTN Berpaham Radikal, Kemenristekdikti: Perlu Dikaji dan Cek Ulang

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 03 Juni 2019 | 16:35 WIB
10 PTN Berpaham Radikal, Kemenristekdikti: Perlu Dikaji dan Cek Ulang
Ilustrasi radikalisme. [Shutterstock]

Suara.com - Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ismunandar mengaki akan mengkaji dan mengecek ulang soal hasil penelitian Setara Institute yang menyebut 10 perguruan tinggi negeri (PTN) terpapar paham radikalisme.

"Hasil penelitian tersebut perlu kami kaji dan perlu kami cek ulang serta diskusikan dengan para pimpinan PT (Perguruan Tinggi)," ujar Ismunandar kepada Suara.com, Senin (3/6/2019).

Ismunandar menyebut Kemenristek Dikti selalu mendorong agar kampus memupuk kehidupan yang memiliki sikap yang inklusif, moderat, toleran dan gotong royong. Sebab kata dia, kehidupan kampus itu sebagai ciri khas kepribadian bangsa Indonesia yang takdirnya adalah majemuk.

"Beberapa langkah dari berbagai PT untuk terus memupuk atmosfer kampus yang inklusif dan toleran akan dievaluasi, langkah yang efektif akan diamplifikasi agar dampaknya lebih besar," tutur dia.

Ismunandar pun meyakini langkah -langkah yang baik untuk mencegah agar tidak terpapar paham radikalisme yakni di antaranya dengan mewajibkan mahasiswa ikut kuliah umum seperti pendidikan agama, Pancasila dan kewarganegaraan.

"Kami percaya bahwa langkah yang paling baik adalah upaya diskusi dan dialog dalam memberikan kuliah-kuliah wajib umum, utamanya Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan, sehingga menghasilkan lulusan yang berkarakter Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan terpaparnya paham radikalisme di 10 kampus di Indonesia itu sudah berlangsung sejak lama.

Nasir mengatakan Kemenristek Dikti telah melakukan berbagai upaya untuk menangkal paham radikalisme di lingkungan kampus diantaranya bela negara dan deklarasi kebangsaan.

Kata dia ke depan semua perguruan tinggi perlu dipastikan tidak terdapat radikalisme dan diskriminasi.

baca juga

"Maka dari itu Kementerian kedepan harus menjaga jangan sampai radikalisme di kampus berkembang," kata dia.

Berikut 10 PTN yang terpapar radikalisme keagamaan:

1. Universitas Indonesia
2. Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah
3. Institut Teknologi Bandung
4. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
5. Institut Pertanian Bogor
6. Universitas Gadjah Mada
7. Universitas Negeri Yogyakarta
8. Universitas Brawijaya
9. Universitas Airlangga
10. Universitas Mataram

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 PTN Disebut Survei Terpapar Paham Radikalisme Berat

10 PTN Disebut Survei Terpapar Paham Radikalisme Berat

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 19:24 WIB

Survei Setara: UI, UGM, IPB, dan 7 PTN Lainnya Terpapar Paham Radikalisme

Survei Setara: UI, UGM, IPB, dan 7 PTN Lainnya Terpapar Paham Radikalisme

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 18:28 WIB

Polisi Jatim Tangkap Polwan karena Terpengaruh Paham Radikal

Polisi Jatim Tangkap Polwan karena Terpengaruh Paham Radikal

News | Senin, 27 Mei 2019 | 00:33 WIB

Jadi Tim Pansel Capim KPK, Hendardi: Harapan Kami Tak Salah Pilih

Jadi Tim Pansel Capim KPK, Hendardi: Harapan Kami Tak Salah Pilih

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 20:46 WIB

TKI Deportasi Terpapar Paham Terorisme Pernah Ditemukan BP3TKI Nunukan

TKI Deportasi Terpapar Paham Terorisme Pernah Ditemukan BP3TKI Nunukan

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 11:12 WIB

Ganjar Pranowo Sebut ASN Jateng Banyak Terpapar Paham Radikalisme

Ganjar Pranowo Sebut ASN Jateng Banyak Terpapar Paham Radikalisme

Jawa Tengah | Senin, 25 Maret 2019 | 10:38 WIB

Terkini

Tim Penyelam Temukan 14 Jasad di Bangkai KM Virgo, 93 Korban Masih Dicari

Tim Penyelam Temukan 14 Jasad di Bangkai KM Virgo, 93 Korban Masih Dicari

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:23 WIB

11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid

11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:16 WIB

Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI

Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 19:16 WIB

Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako

Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:15 WIB

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 19:11 WIB

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:10 WIB

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:09 WIB

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:05 WIB

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 19:03 WIB

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB

×