5 Fakta Bom Bunuh Diri Kartasura, Pelaku Terpapar ISIS hingga Sempat Hilang

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 04 Juni 2019 | 14:20 WIB
5 Fakta Bom Bunuh Diri Kartasura, Pelaku Terpapar ISIS hingga Sempat Hilang
Kondisi tempat kejadian perkara ledakan di Pospam Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Suara.com - Warga Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah dikejutkan dengan suara ledakan dari Pos Pengamanan Lebaran 2019 dikawasan Bundaran Kartasura, Senin (3/6/2019). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku bom bunuh diri diketahui bernama Rofik Asharudin (22). Saat ini pelaku masih dalam keadaan hidup namun mengalami sejumlah luka. Pelaku masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Semarang.

Berikut Suaria.com merangkum beberapa fakta di balik aksi bom bunuh diri jelang lebaran 2019.

1. Pelaku Terpapar ISIS , Belum Masuk Jaringan Teroris
Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian, pelaku Rofik Asharudin telah terpapar paham ISIS. Meski demikian, pelaku belum masuk dalam jaringan teroris manapun.

Lokasi ledakan bom bunuh diri Sukoharjo. (Antara)
Lokasi ledakan bom bunuh diri Sukoharjo. (Antara)

"Dari hasil pemeriksaan pelaku ini adalah suicide bomber. Yang bersangkutan secara individu terpapar paham ISIS. Dari fakta-fakta analisa, yang bersangkutan belum terafiiasi ke kelompok jaringan terorisme terstruktur. Yang bersangkutan pelaku awal pemboman," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

2. Sempat Hilang Seminggu
Sebelum melancarkan aksinya melakukan bom bunuh diri, Rofik Asharudin sempat menghilang dari rumahnya di Dukuj Kranggan, RT 001/RW 02, Wirogunan, Sukoharjo. Rumah pelaku hanya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pemboman.

Rofik sempat menghilang selama sepekan. Keluarga pun sempat mencari korban dan menyiarkan kabar orang hilang melalui sosial media.

Setelah sepekan, Rofik Asharudin kembali ke rumah dengan sendirinya. "Katanya habis dari rumah temannya di Semarang. Dia pulang sendiri ke rumah," kata Ketua RT 001 Joko Suwanto.

Tangkapan layar pengumuman Rofik Ansharudin yang sempat menghilang. [Instagram _infocegatansolo]
Tangkapan layar pengumuman Rofik Ansharudin yang sempat menghilang. [Instagram _infocegatansolo]

Sejak lulus dari MAN 2 Solo, Rofik Asharudin tidak melanjutkan kuliah. Ia memilih untuk membantu temannya berjualan gorengan di Solo, sejak saat itu berbagai keanehan dirasakan oleh warga saat melihat sosok Asharudin.

baca juga

"Sejak berjualan gorengan di Solo dan bertemu dengan temannya di Solo, perilakunya menjadi aneh. Tidak seperti remaja pada umumnya," ungkap Joko.

3. Temuan di Rumah Pelaku
Sesaat setelah bom meledak di Pos Pengamanan Lebaran 2019 di kawasan Bundaran Kartasura, pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan di kediaman pelaku. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah benda mencurigakan.

Rumah Rofik Asharudin, pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, digaris polisi, Selasa (4/6/2019). (Antara)
Rumah Rofik Asharudin, pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, digaris polisi, Selasa (4/6/2019). (Antara)

"Penggeledahan berlangsung selama 15 menit. Saya ikut menyaksikan. Yang saya tahu polisi menemukan belerang, arang, kabel-kabel, baterai HP. Jumlahnya dua plastik kecil. Ada alumunium sebesar jari,” terang Kepala Desa Wirogunan, Marjono.

Dari dalam kamar pelaku, polisi tak menemukan adanya senjata apapun. Semua barang bukti berupa belerang hingga alumunium ditemukan di dalam lemari di kamar pelaku.

4. Bom Berdaya Ledak Rendah
Dalam melancarkan aksinya, Rofik Asharudin menggunakan bom pinggang. Saat meledak, bom tersebut melukai perut dan tangan kanan pelaku.

Kondisi tempat kejadian perkara ledakan di Pospam Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]
Kondisi tempat kejadian perkara ledakan di Pospam Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Meski demikian, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, bom yang digunakan oleh pelaku merupakan bom dengan jenis daya ledak rendah atau low explosive.

"Kami masih mengumpulkan serpihan-serpihan di lokasi pospam. Ya informasi yang kami terima ini low explosive. Kami masih melakukan olah TKP," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

5. Kondisi Pelaku Sudah Stabil
Setelah meledakkan bom di depan Pos Pengamanan Lebaran 2019 di kawasan Kartasura, pelaku mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Pelaku pun dilarikan menuju ke rumah sakit.

Rofik Asharudin, pelaku bom bunuh Diri Kartasuran di Pos Pengamanan Pertigaan Tugu Tani Kartasura dipindahkan ke Rumah Sakit Prof Awaludin Djamin atau RS Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah. (Antara)
Rofik Asharudin, pelaku bom bunuh Diri Kartasura di Pos Pengamanan Pertigaan Tugu Tani Kartasura dipindahkan ke Rumah Sakit Prof Awaludin Djamin atau RS Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah. (Antara)

Saat ini pelaku menjalani perawatan dengan pengamanan ketat Densus 88 Antiteror di RS Bhayangkara, Semarang. Kondisi pelaku sudah berangsur stabil setelah melewati masa kritis.

"Sekarang lagi dilakukan perawatan kepada yang bersangkutan, semoga cepat sembuh," kata Dedi Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bom Bunuh Diri Kartasura, Bandara Adi Soemarmo Solo Dijaga Ketat

Usai Bom Bunuh Diri Kartasura, Bandara Adi Soemarmo Solo Dijaga Ketat

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:53 WIB

Perilaku Rofik Berubah Setelah Mencari Nafkah di Solo

Perilaku Rofik Berubah Setelah Mencari Nafkah di Solo

Jawa Tengah | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:47 WIB

Ini Barang Bukti yang Disita Polisi Dari Rumah Rofik Asharudin

Ini Barang Bukti yang Disita Polisi Dari Rumah Rofik Asharudin

Jawa Tengah | Selasa, 04 Juni 2019 | 12:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×