Usul Bubarkan Koalisi, Demokrat Dianggap Kebelet Jatah Menteri Jokowi

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Minggu, 09 Juni 2019 | 20:56 WIB
Usul Bubarkan Koalisi, Demokrat Dianggap Kebelet Jatah Menteri Jokowi
Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mengaku heran atas pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik yang tiba-tiba mengusulkan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk membubarkan Koalisi Adil dan Makmur.

Andre Rosiade menuding usulan tersebut mungkin karena Demokrat mendapat jatah kursi menteri dari kubu Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

Andre Rosiade mengungkapkan bahwasanya Rachland Nashidik tidak pernah aktif atau datang dalam rapat bersama tokoh-tokoh yang tergabung dalam Koalisi Adil dan Makmur, pengusung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno.

Terkait usulan pembuburan koalisi Pilpres itu, Andre Rosiade pun mempersilakan Demokrat jika memang ingin keluar dari Koalisi Adil dan Makmur.

"Enggak ada angin enggak ada hujan ngusulin bubarin koalisi. Mungkin yang bersangkutan kebelet, pihak mereka dapat menteri dari kubu Pak Jokowi. Kalau mau keluar itu hak mereka. Silakan, monggo. Kami tidak menghalang-halangi," kata Andre Rosiade kepada wartawan, Minggu (9/6/2019).

Berkenaan dengan itu, Andre Rosiade menegaskan bahwa Koalisi Adil dan Makmur pengusung Prabowo - Sandiaga Uno akan tetap berjalan. Sebab, menurutnya proses Pilpres 2019 belum selesai yang mana pihaknya tengah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami terus berkoordinasi dengan koalisi kami. Kalau Demokrat sudah enggak sabar ingin keluar, silakan monggo itu haknya Demokrat," ujarnya.

Andre Rosiade mengatakan Partai Demokrat sebagai partai politik yang tergabung dalam Koalisi Adil dan Makmur pengusung Prabowo - Sandiaga Uno bersama Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Berkarya seharusnya jika memiliki masukan disampaikan pada forum internal dan bukan justru merongrong atau terus-menerus membuat kegaduhan.

"Jadi harapan kami ke Demokrat silakan tentukan sikap kalau mau keluar pamit baik-baik sama kami. Kami persilakan, datang tampak muka, pulang tampak punggung. Silakan tidak masalah," ucapnya.

baca juga

Sebelumya, Rachland Nashidik mengusulkan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membubarkan partai pendukungnya yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur. Alasan usulan itu disampaikan Rachland, sebab Pilpres 2019 sudah selesai setalah KPU menyatakan pasangan nomor urut 01, Joko Widodo - Maruf Amin sebagai pemenang Pilpres.

Rachland Nashidik mengatakan kalau pun Prabowo - Sandiaga gugat hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK), itu tidak lagi melibatkan partai koalisi. Menurutnya, hal itu sudah menjadi urusan calon presiden dan wakil presiden.

"Pak @prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai. Saya usul, Anda segera bubarkan Koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir. Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung," kata Rachland melalui akun Twitter pribadinya, @RachlanNashidik, Minggu (9/6/2019).

Tak hanya menyarankan ke Prabowo, Rachland Nashidik pun turut menyarankan Jokowi - Ma'ruf untuk membubarkan Koalisi Indonesia Kerja yang mengusung capres-cawapres di Pilpres 2019.

"Anjuran yang sama, bubarkan Koalisi, juga saya sampaikan pada Pak @jokowi. Mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput. Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Minta Bubarkan Koalisi Pilpres 2019, Mardani: Usulan Kurang Bijak

Demokrat Minta Bubarkan Koalisi Pilpres 2019, Mardani: Usulan Kurang Bijak

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 20:44 WIB

Demokrat Nilai Bubarkan Koalisi Pilpres Bisa Turunkan Panas Tensi Politik

Demokrat Nilai Bubarkan Koalisi Pilpres Bisa Turunkan Panas Tensi Politik

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 13:13 WIB

Ungkit Soal Koalisi, BPN Minta Andi Arief Jangan Caper

Ungkit Soal Koalisi, BPN Minta Andi Arief Jangan Caper

News | Jum'at, 07 Juni 2019 | 14:51 WIB

TKN Minta Caleg Parpol Koalisi Prabowo Tak Dilantik, BPN: Tamak dan Rakus!

TKN Minta Caleg Parpol Koalisi Prabowo Tak Dilantik, BPN: Tamak dan Rakus!

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 16:24 WIB

Demokrat Ingin Keluar Koalisi, TKN: Selama Menguntungkan, Itu Hak Mereka

Demokrat Ingin Keluar Koalisi, TKN: Selama Menguntungkan, Itu Hak Mereka

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:07 WIB

Kalau Jokowi Menang Pilpres 2019, Demokrat Cabut dari Koalisi Prabowo

Kalau Jokowi Menang Pilpres 2019, Demokrat Cabut dari Koalisi Prabowo

News | Senin, 06 Mei 2019 | 22:02 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×