Selama Puasa hingga Lebaran, Puluhan Warga Diteror Penyidik KPK Abal-abal

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Jum'at, 14 Juni 2019 | 14:26 WIB
Selama Puasa hingga Lebaran, Puluhan Warga Diteror Penyidik KPK Abal-abal
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi 60 laporan masyarakat terkait kasus penipuan dengan kedok mengaku-ngaku sebagai penyelidik dan penyidik KPK. Puluhan laporan tersebut diterima KPK sejak bulan Ramadan hingga libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Total terdapat 60 laporan pengaduan masyarakat yang mengatakan dihubungi oleh nomor tidak dikenal dan mengaku sebagai petugas KPK," kata Juri Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (14/6/2019).

Febri menyebut modus yang dipakai sejumlah oknum petugas KPK tersebut masih sama dengan pengaduan KPK gadungan sebelumnya, yakni dengan menghubungi masyarakat sebagai sasaran penipuan.

"Itu, yang menjawab adalah mesin disampaikan selamat datang di layanan Pengaduan KPK dan disampaikan bahwa pelapor mendapatkan Surat Peringatan dari KPK, kemudian diarahkan untuk menekan tombol 0 atau angka tertentu," ujar Febri.

Modus dari penipuan itu, kata Febri, petugas KPK abal-abal itu meminta calon korbannya yang dituduh terlibat kasus korupsi hingga pencucian uang hingga miliaran rupiah berdasarkan transaksi di salah satu bank.

"Dikaitkan juga uang tersebut dengan kasus korupsi," ujar Febri.

Agar aksinya berjalan lancar, kata Febri, para pelaku penipuan ini mencoba meyakinkan korban dengan mengklaim turut bekerja sama dengan lembaga kepolisian, yakni Polda Metro Jaya.

"Ada oknum lain yang berbicara dan mengaku petugas Polri yang bertugas di Polda. Pelapor ditawarkan jasa untuk membantu agar dapat mengamankan hartanya dan tidak terkait dengan kasus di KPK. Pada tahapan ini pelapor akan dimintai nomor rekeningnya," kata dia.

Menurut Febri, setelah banyaknya pelapor menghubungi call center KPK di 198 sebagian besar terjadinya aksi penipuan oleh oknum gadungan KPK didaerah Jakarta.

baca juga

"Sebagaian besar penelpon berlokasi di Jakarta. Beberapa nomor ponsel yang menghubungi korban," tutup Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Endus Gratifikasi Lebaran dari 1 Ton Gula hingga Seribu Dolar Singapura

KPK Endus Gratifikasi Lebaran dari 1 Ton Gula hingga Seribu Dolar Singapura

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 12:46 WIB

Barang Mewah Abdul Latif Terus Disita KPK, Terbaru 7 Truk Molen dan 5 Mobil

Barang Mewah Abdul Latif Terus Disita KPK, Terbaru 7 Truk Molen dan 5 Mobil

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 18:58 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Penyidik KPK Gadungan

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Penyidik KPK Gadungan

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 10:30 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×