Soenarko Bebas, FKPPI Apresiasi Panglima TNI dan Menteri Luhut

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 22 Juni 2019 | 05:30 WIB
Soenarko Bebas, FKPPI Apresiasi Panglima TNI dan Menteri Luhut
Ketua Umum Generasi Muda FKPPI, Shandy Mandela Simanjuntak. (Ist)

Suara.com - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) mengapresiasi berbagai pihak yang mengupayakan penangguhan penahanan tersangka kasus kepemilikan senjata api illegal, Mayjen TNI (Purn) Soenarko. Soenarko baru saja dibebaskan dari Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan, Jumat (6/21/2019).

Ketua Umum Generasi Muda FKPPI, Shandy Mandela Simanjuntak mengapresiasi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Shandy menganggap selain karena Soenarko dan Hadi memiliki ikatan moral yang kuat karena sesama anggota TNI, Hadi juga disebut memberi alasan kuat untuk menjamin penangguhan penahanan Soenarko.

“Kami mengapresiasi pertimbangan Panglima TNI yang mengajukan permohonan penangguhan berdasarkan aspek hukum, rekam jejak Soenarko selama berdinas di lingkungan TNI maupun setelah beliau berstatus purnawirawan,” ujar Shandy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (21/6/2019).

Luhut Disebut Shandy, dengan menjadi penjamin penangguhan penahanan Soenarko dan upaya lainnya, menunjukan bukti loyalitasnya pada TNI. Ia juga disebut sebagai tokoh penting di TNI yang memiliki ikatan moral yang kuat dengan anggota juniornya dan purnawirawan.

“Menko Kemaritiman telah memperlihatkan bentuk jiwa korsa TNI yang kuat dimana merupakan loyalitas, kepedulian, dan solidaritas tertinggi sesama rekan TNI, baik aktif maupun purnawirawan,” tutur Shandy.

Selain Luhut dan Hadi, Shandy juga mengapresiasi pihak kepolisian. Sebab, kepolisian disebutnya mampu menjalani proses hukum terhadap Soenarko dengan baik dan terbuka. Menurutnya hal tersebut sulit dilakukan karena Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat mengaku tidak nyaman karena mempolisikan Purnawirawan TNI.

“Kami mengapresiasi dimana dikabulkannya permohonan penangguhan tersebut berdasarkan penilaian subjektif dan objektif pihak penyidik dalam proses pemeriksaan dinilai cukup kooperatif,” jelas Shandy.

Sebelumnya, Mantan Danjen Koppasus Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko akhirnya dikeluarkan dari rumah tahanan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan setelah permohonan penangguhan penahahannya dikabulkan polisi pada Jumat (21/6/2019).

Kuasa hukum Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu menyebut, kliennya sudah boleh pulang selepas salat Jumat. Ia mengatakan jika Soenarko langsung menuju kediamannya.

baca juga

"Selepas salat Jumat Pak Soenarko sudah boleh pulang," kata Ferry saat ditemui wartawan di Rutan Pomdam Jaya, Guntur.

Hanya saja, kepulangan Soenarko tak terpantau awak media yang telah menunggu sejak pagi. Ferry menyebut jika Soenarko dijemput oleh istri, anak, serta menantunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soenarko Mampir ke Kivlan Zen Sebelum Keluar dari Tahanan Rutan Guntur

Soenarko Mampir ke Kivlan Zen Sebelum Keluar dari Tahanan Rutan Guntur

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 15:10 WIB

Panglima TNI dan Luhut Jadi Penjamin, Soenarko Diyakini Kooperatif

Panglima TNI dan Luhut Jadi Penjamin, Soenarko Diyakini Kooperatif

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 11:55 WIB

Soenarko Bebas Sementara, Lagi Berkemas untuk Keluar Rutan Guntur

Soenarko Bebas Sementara, Lagi Berkemas untuk Keluar Rutan Guntur

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 11:48 WIB

Panglima TNI Resmi Jadi Penjamin Penangguhan Tahanan Soenarko

Panglima TNI Resmi Jadi Penjamin Penangguhan Tahanan Soenarko

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 09:43 WIB

Panglima TNI Minta Soenarko Tak Ditahan, Pengacara Tunggu Kabar Polisi

Panglima TNI Minta Soenarko Tak Ditahan, Pengacara Tunggu Kabar Polisi

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 23:21 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×