Jawaban Polri Soal Tudingan Kekerasan Brimob Saat Rusuh 22 Mei

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 26 Juni 2019 | 09:14 WIB
Jawaban Polri Soal Tudingan Kekerasan Brimob Saat Rusuh 22 Mei
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Amnesty International Indonesia mengungkap ada tindakan kekerasan oleh polisi saat insiden kerusuhan 22 Mei 2019. Kekerasan itu berupa penyiksaan saat polisi mengamankan sejumlah orang saat rusuh terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mempersilahkan Amnesty International Indonesia untuk menyerahkan temuannya tersebut.

"Monggo saja hasilnya diserahkan tim investigasi gabungan untuk didalami," ujar Dedi kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Menurut Dedi, jika temuan dari Amnesty International telah didalami, hasilnya akan dibeberkan oleh sejumlah pihak. Di antaranya, Kompolnas, Komnas HAM, dan ORI.

Sebelumnya, peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat menungkap adanya kekerasan oleh aparat kepolisian saat kerusuhan 22 Mei. Hal itu salah satunya dapat dilihat berdasarkan perlakuan sejumlah anggota Brimob yang menangkap kemudian melakukan kekerasan terhadap seseorang di Kampung Bali, Jakarta Pusat pada 23 Mei 2019, sebagaimana video yang sempat viral.

Berdasarkan hasil identifikasi, Amnesty International menemukan bahwa pada 23 Mei pagi aparat dari Brimob melakukan penyisiran ke sebuah lahan parkir berbayar di Kampung Bali, tak jauh dari kantor Bawaslu RI.

Di tempat tersebut, kata Papang, aparat kepolisian mencoba memaksa masuk ke lahan parkir guna menyisir terduga pelaku kericuhan.

"Kita mengidentifikasi ada 5, paling sedikit 4, jadi ada 4 korban lainnya di Kampung Bali pada saat bersamaan. Ini kejadian di situ sekitar pukul 05.30 WIB, ada personel Brimob yang memaksa masuk dibukain pintu oleh petugas service parking," kata Papang di kantor Amnesty International Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telaah Video di Jerman, Amnesty: Kekerasan Polisi Tak Cuma di Kampung Bali

Telaah Video di Jerman, Amnesty: Kekerasan Polisi Tak Cuma di Kampung Bali

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 17:34 WIB

Amnesty International Ungkap Bukti Video Kekerasan Polisi di Rusuh 22 Mei

Amnesty International Ungkap Bukti Video Kekerasan Polisi di Rusuh 22 Mei

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:29 WIB

Amnesty International Ungkap Ada 5 Orang Korban Kekerasan Brimob

Amnesty International Ungkap Ada 5 Orang Korban Kekerasan Brimob

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:09 WIB

Amnesty International Sebut Paslon Pilpres Kurang Mendalam Bahas HAM

Amnesty International Sebut Paslon Pilpres Kurang Mendalam Bahas HAM

News | Senin, 15 April 2019 | 20:49 WIB

Soal Albertus Robet, Amnesty International Ajak Warga 'Geruduk' Mabes Polri

Soal Albertus Robet, Amnesty International Ajak Warga 'Geruduk' Mabes Polri

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 09:24 WIB

Terkini

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:12 WIB

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:01 WIB

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:59 WIB

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:56 WIB

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:40 WIB

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:39 WIB

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:58 WIB

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:35 WIB

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB