Selain Ormas FPI Cs, Ada Tiga Massa Tandingan Berdemo Dekat MK

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 26 Juni 2019 | 14:36 WIB
Selain Ormas FPI Cs, Ada Tiga Massa Tandingan Berdemo Dekat MK
Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Tiga kelompok massa aksi melakukan aksi di sekitar patung kuda, tepatnya di depan pintu masuk menuju Monas, Jakarta Pusat. Demonstrasi tersebut digelar bersamaan dengan aksi Tahlil Akbar 266 yang dilaksanakan gabungan beberapa ormas Islam di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Tiga kelompok massa diantaranya adalah Aliansi mahasiswa berdaulat, Ikatan pemuda peduli demokrasi, dan Jaringan Milenial Nusantara.

Ketiga kelompok massa itu menyuarakan aspirasi yang sama, yakni meminta semua pihak menerima keputusan hasil sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh MK.

Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).
Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).

"Tolong, terimalah keputusan MK apapun nantinya, Hakim MK sudah menjalankan tugasnya dengan baik," kata salah satu orator dari Jaringan Milenial Nusantara, Rabu (26/6/2019).

Hal serupa juga diutarakan oleh orator dari Aliansi Mahasiswa Berdaulat. Namun, massa tersebut juga meminta agar pelaku kerusuhan pada 21-22 Mei lalu ditangkap.

Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).
Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).

"Usut tuntas pelaku rusuh 21-22 Mei. Kami minta tangkap dan pidanakan pelakunya," kata orator dari Aliansi Mahasiswa Berdaulat.

Pantauan Suara.com, tiga kelompok aksi ini melakukan kegiatannya berseberangan dengan aksi yang diinsiasi beberapa Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212 di dekat gedung Mahkamah Konstitusi.

Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).
Tiga kelompok di luar massa FPI cs berdemo di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Fakhri).

Ormas-ormas Islam itu tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau GERAK.

Lalu lintas Jalan Medan Merdeka Barat arah Thamrin terpantau macet. Bunderan dekat patung kuda juga terlihat padat. Aparat gabungan dari TNI-Polri sejak pagi tadi sudah menjaga ketat sekitara gedung MK, menjelang sidang putusan gugatan sengketa Pilpres 2019 yang akan digelar pada Kamis (27/6/2019) besok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Larang MK Didemo, PA  212: Ini Bukan Urusan Politik Tapi Keadilan!

Prabowo Larang MK Didemo, PA 212: Ini Bukan Urusan Politik Tapi Keadilan!

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:23 WIB

Kawal Hasil Gugatan Prabowo, FPI Depok Kirim Ratusan Laskar ke MK Besok

Kawal Hasil Gugatan Prabowo, FPI Depok Kirim Ratusan Laskar ke MK Besok

Jabar | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:13 WIB

Prabowo Imbau Tak Aksi di Gedung MK, Jubir PA 212: Kami Bela Agama

Prabowo Imbau Tak Aksi di Gedung MK, Jubir PA 212: Kami Bela Agama

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 13:50 WIB

Demo Alumni 212 di Dekat MK Disindir Profesor: Masa Halal Bi Halal di Jalan

Demo Alumni 212 di Dekat MK Disindir Profesor: Masa Halal Bi Halal di Jalan

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 13:41 WIB

Pakai Daster Pink, Emak-emak di Gedung MK Mau Bunuh Diri dan Ketemu Jokowi

Pakai Daster Pink, Emak-emak di Gedung MK Mau Bunuh Diri dan Ketemu Jokowi

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 13:33 WIB

Terkini

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB