Angin Kencang, Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Aceh

Chandra Iswinarno

Selasa, 02 Juli 2019 | 11:06 WIB
Angin Kencang, Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Aceh
Petugas berusaha memadamkan kebakaran lahan di Aceh. [Antara}

Suara.com - Lahan gambut kering yang ditumbuhi dan dijadikan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Babahrot, Aceh Bara Daya Provinsi Aceh terbakar pada Senin (1/7/2019). Akibatnya lahan seluas 20 hektare tersebut terbakar hebat.

"Petugas kembali melanjutkan pemadaman api hari ini, setelah kemarin cuma sebagian lahan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh seperti dilansir Antara, Selasa (2/7/2019).

Dijelaskannya untuk memadamkan kebarakan tersebut diturunkan petugas gabungan yang terdiri dari unsur BPBK Aceh Barat Daya, tiga unit armada pemadam kebakaran, TNI/Polri, perangkat gampong (desa), dan masyarakat setempat ikut membantu memadamkan api.

Namun, petugas gabungan tersebut mengaku kesulitan dalam memadamkan kebakaran. Lantaran, lokasinya jauh dari badan jalan dan juga kurangnya pompa portabel, sepatu tahan api bagi personel, dan masker pelindung bagi personel di lapangan.

"Personel pemadam di Pos Kuala Batee kemarin sekitar jam 8.30 WIB, mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran lahan sawit di kawasan jalan 30, Babahrot. Tetapi angin kencang, sehingga api dengan cepat meluas," jelasnya.

Lantaran itu, tim pemadam kebakaran lalu berkoordinasi dengan koramil dan polsek setempat yang dibantu masyarakat untuk memadamkan titik api sejauh satu kilometer dari badan jalan.

"Alhamdulillah, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Tapi penyebab terbakarnya lahan sawit itu, sudah ditangani pihak berwajib," tambah Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh telah memperkirakan, angin kencang bakal terus melanda hampir seluruh wilayah di provinsi ini hingga beberapa hari ke depan.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad mengatakan, rata-rata kecepatan angin berkisar antara 20 hingga 50 kilometer per jam baik siang maupun malam hari.

baca juga

"Kecepatan angin ini bisa meningkat hingga dua kali lipat, dan bahkan lebih akibat cuaca buruk yang timbul dari awan Cumulonimbus," jelasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Kemarau, Profesor IPB Dorong Pemerintah Mulai Konservasi Air

Teror Kemarau, Profesor IPB Dorong Pemerintah Mulai Konservasi Air

News | Senin, 01 Juli 2019 | 14:48 WIB

Lima Titik Panas Terdeteksi BMKG di Aceh

Lima Titik Panas Terdeteksi BMKG di Aceh

News | Senin, 04 Maret 2019 | 14:10 WIB

Atasi Kebakaran Gambut, BPBA Turunkan Alat Berat

Atasi Kebakaran Gambut, BPBA Turunkan Alat Berat

News | Senin, 04 Maret 2019 | 13:15 WIB

Gara-gara Puntung Rokok, Dua Hektare Lahan di Aceh Hangus Terbakar

Gara-gara Puntung Rokok, Dua Hektare Lahan di Aceh Hangus Terbakar

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 09:26 WIB

Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak

Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:10 WIB

Terkini

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×