Kota Mumbai di India Dilanda Hujan Lebat Ekstrem, 13 Orang Tewas

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 02 Juli 2019 | 12:59 WIB
Kota Mumbai di India Dilanda Hujan Lebat Ekstrem, 13 Orang Tewas
Banjir parah akibat hujan lebat ekstrem di Mumbai India pada 2018 lalu. (AFP)

Suara.com - Satu tembok ambruk di daerah kumuh di Ibu Kota Ekonomi India, Mumbai, pada Selasa (2/7/2019), dan menewaskan sedikitnya 13 orang saat hari kedua hujan lebat berturut-turut mengganggu perjalanan kereta dan lalu lintas.

Mumbai berusaha mengubah dirinya menjadi pusat keuangan global tapi banyak bagian kota tersebut berjuang menanggulangi akibat dari hujan musiman tahunan. Sementara pembangunan luas dan selokan serta saluran air yang tersumbat sampah membuat kota itu makin rentan terhadap kekacauan.

Hujan membuat tembok tersebut roboh di daerah kumuh warganya yang mendirikan bangunan di lereng bukit di Malad, pinggir barat Mumbai, kata seorang petugas pemadam.

"Upaya pertolongan masih berlangsung. "Sejauh ini, kami telah menyelamatkan lebih dari lebih 10 orang," ujar pejabat sebagaimana dilaporkan Reuters, Selasa.

Curah hujan lebih dari 300 milimeter turun selama lebih dari 24 jam di beberapa daerah, sehingga banyak rel kereta dan jalan terendam air, sehingga terjadi penundaan layanan kereta, yang digunakan jutaan pelaju setiap hari.

Sementara petugas prakiraan cuaca memprakirakan hujan lebat, kadangkala sangat ekstrem, terjadi, pemerintah kota praja dan pemerintah negara bagian telah mengumumkan libur.

"Hujan diperkirakan tetap lebat bahkan hari ini," kata mereka di jaringan media sosial Twitter. "Kami meminta anda agar tetap berada di rumah kecuali ada keadaan darurat."

Penerbangan dari Bandar Udara Mumbai, yang terbesar kedua di India, juga ditunda setelah pesawat Spice Jet keluar landasan pacu saat mendarat, kata seorang wanita juru bicara bandar udara.

Di Kota Pune, yang berdekatan di sebelah barat, enam orang tewas, juga akibat tembok roboh, kata seorang petugas pemadam, setelah satu tembok ambruk pada Sabtu (29/6) menewaskan 15 orang.

Selama setiap musim hujan, yang berlangsung dari Juni sampai September, India mengalami peristiwa mematikan berupa gedung dan tembok roboh sementara hujan membuat lemah bangunan yang didirikan secara buruk.

Pada 2005, banjir menewaskan lebih dari 500 orang di Mumbai, kebanyakan di daerah kumuh --yang menjadi tempat tinggal separuh penduduk kota itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Atmosfer Osilasi Madden Julian Penyebab Banjir Konawe

Gangguan Atmosfer Osilasi Madden Julian Penyebab Banjir Konawe

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:36 WIB

5 Makanan Ini Terancam Punah, Duh Ada Favoritnya Orang Indonesia

5 Makanan Ini Terancam Punah, Duh Ada Favoritnya Orang Indonesia

Lifestyle | Rabu, 01 Mei 2019 | 10:12 WIB

Gangguan Alam Ekstrem, Ketua DPR Minta BPBD Siaga

Gangguan Alam Ekstrem, Ketua DPR Minta BPBD Siaga

DPR | Minggu, 28 April 2019 | 19:23 WIB

Perbaiki Gangguan Kereta, Menhub Minta PT KAI Bentuk Tim Satgas

Perbaiki Gangguan Kereta, Menhub Minta PT KAI Bentuk Tim Satgas

Jabar | Kamis, 04 April 2019 | 17:34 WIB

Kepala BMKG: Equinox Fenomena Biasa

Kepala BMKG: Equinox Fenomena Biasa

Tekno | Selasa, 26 Maret 2019 | 07:05 WIB

Terkini

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:05 WIB

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:47 WIB

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:31 WIB

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:24 WIB

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:13 WIB